Jumat , 27 Februari 2026

Habib Ahmad Bin Novel Bin Salim Bin Jindan di Majelis Darul Mustafa Desa Budi Mufakat

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Peringatan Isra Mi’raj Rasulullah Muhammad SAW dan Haul dari orang tua yakni Amat Bin Alianang, Sailillah Bin Nafis, Abah Guru Sekumpul dan Habib Abdullah Mulakhela, dilaksanakan di Majelis Darul Mustafa milik tokoh Masyarakat H Saberan yang biasa dipanggil H Idit, yang berada di Desa Budi Mufakat RT 01 Kecamatan Bataguh dilaksanakan pada (11/1) pukul 08.30 WIB.

Acara yang sangat istimewa dengan kehadiran Al Habib Ahmad Bin Novel bin Salim Bin Jindan dari Jakarta dan Muhammad Bin Agyl dari Sekumpul Martapura berserta Para Habib lainnya, merupakan peringatan dengan Sohibul bait Keluarga H Saberan (H Idit), dihadiri masyarat dari Desa Budi Mufakat maupun dari sekitarnya.

Turut hadir juga Perwakilan dari Polres Kapuas, Kepala Desa Budi Mufakat Hendy Murdiono bersama elemen pemerintahan Desa Budi Mufakat, pimpinan majelis Guru Syahrudin serta para tuan guru lainnya. Acara yang disiarkan secara langsung oleh MRI ini juga dihibur Habsyi Al Manar Danau Panggang Hulu Sungai Utara yang membawakan syair maupun seni tradisional Madihin.

Muhammad bin Agyl menekankan akan pentingnya sholat, yang dijemput dengan peristiwa Isra dan Mi’raj ini. Dimana sholat merupakan tiang agama dan kewajiban yang harus dijalankan ummat Rasulullah Muhammad SAW yang bertaqwa dan cinta padanya. Shalat adalah perwujudan orang beriman karena shalat mencegah kebathilan dan kemungkaran, ucap Habib Muhammad bin Agyl.

Al Habib Ahmad Bin Novel bin Salim Bin Jindan dalam ceramahnya menekankan pentingnya menghormati para ulama, Umara, dan menghormati juriat dari Rasulullah Muhammad SAW. Karena dengan berkumpul bersama orang yang mulia maka kemuliaan akan diberikan pada mereka yang melakukannya. Berkumpul dengan para habib (keturunan Nabi Muhammad SAW dan ulama saleh) memberikan banyak manfaat spiritual dan duniawi, termasuk mendapatkan ketenangan, rahmat, pahala, ilmu, nasihat, syafaat di akhirat, serta motivasi untuk berbuat baik, karena mereka adalah pewaris Nabi yang bisa menjadi penuntun menuju kebaikan dan kedekatan dengan Allah SWT. Kehadiran mereka mengingatkan pada Allah dan Rasul-Nya, sekaligus memberikan keberkahan bagi yang hadir,

“Orang yang mencintai dan meniru akhlak orang saleh akan dikumpulkan bersama mereka di akhirat.
Doa dari orang saleh atau yang berdoa bersama mereka sering kali lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Lingkungan yang saleh mendorong seseorang untuk lebih baik dalam ibadah dan akhlak.
Melihat kehidupan dan teladan para habib memotivasi diri untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah mestinya,” ungkap Al Habib Ahmad Bin Novel bin Salim Bin Jindan (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *