NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Sebagai penyangga padi terbesar di Kalimantan Tengah, dimana Kabupaten Kapuas menyuplai sekitar 45,46 persen. Kawasan sentralnya adalah berpusat di tiga wilayah Kecamatan. Kecamatan Bataguh, Tamban Catur dan Kapuas Kuala. Hamparan sawahnya yang luas membentang dan terhubung dari selatan hingga pesisir dengan luasan hampir menguasai 57 persen luas lahan baku sawah yang ada di Kabupaten Kapuas. Menyumbang hampir 67 persen total produksi padi. Indeks pertanaman lebih tinggi dari rata rata Kabupaten.
Untuk menjaga keberlanjutan produksi dan menjawab tantangan. penurunan luas lahan baku sawah Pemerintah Kabupaten Kapuas mengusulkan pengembangan kawasan sentra padi melalui program cetak sawah yang berintegrasi dan berkelanjutan. Usulan di fokuskan pada tiga kecamatan tadi. Kecamatan Bataguh seluas 1.761 hektar.
Kepala Dinas Pertanian Kapuas Edi, SP. M.I.Kom didampingi oleh Kabid PSP Tarnoto, SP., dan Kabid Tanaman Pangan Meihewuyatini, SP serta Pegawai lainnya dilingkungan Distan Kapuas, dari Kejaksaan sebagai Pendampingan Bidang hukum Hans Reyner Edison Sianturi SH MH Kasubsi pertimbangan Hukum Kejari Kapuas, Plt Camat Bataguh Dino Aris Fahriza serta Pegawai Kantor Camat lainnya, Danramil 1011 -04/ Selat Kalimi dan anggota, Damang Bataguh Darmandi, Kepala Desa se Kecamatan Bataguh atau perwakilan, kelompok tani, PPL dan peserta lainnya saling berdiskusi dalam kegiatan Koordinasi dan Soialisasi Percetakan Lahan di Kecamatan Bataguh.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Bataguh Jalan Pematang Sawang Desa Sei Lunuk, pada Senin (19/1) pukul 13.30 WIB, dalam sambutannya Edi, SP. M.I.Kom., Kepala Dinas Pertanian Kapuas mengatakan selama 6 tahun terakhir sekitar 41 – 46 persen Kecamatan Bataguh merupakan kontributor terbesar beras di Kalimantan Tengah, makanya dengan program Bupati Kapuas Wiyatno membuka akses jalan Bataguh menuju arah Batanjung. Jalan tersebut melewati Desa Terusan Tengah yaitu Desa Terusan Karya, Terusan Makmur dan Terusan Mulya yang banyak menghasilkan padi unggul. Dengan padi unggul kegiatan pertanian ini bisa panen setahun dua kali.
” Kegiatan percetakan lahan ini intinya adalah optimalisasi lahan dan CSR atau Cetak Sawah Rakyat. Selama ini bantuan alat pertanian berkisar sekitar lebih dari 100 milyar. Melebihi anggaran kantor kita Dinas Pertanian sekitar 42 milyar.
Bapak Bupati berharap lebih banyak kegitan audensi terkait percetakan lahan yang bertujuan terciptanya swasembada pangan dan meningkatnya hasil pertanian ini;” ungkap Edi.
Plt. Camat Bataguh Dino Aris Fahriza berterima kasih atas kehadiran kepala desa dan Lurah serta kelompok tani yang bersedia hadir dalam sosialisasi ini. Demikian juga dengan Damang PPL serta yang terkait dengan peningkatan lahan pertanian hari ini,
” Kehadiran Kantor Dinas Pertanian Kapuas dan Kejaksaan sebagai pendamping hukum serta Danramil bersama anggota. Kita berharap apa yang menjadi tujuan baik dari Bupati maupun dinas busa dapat direalisasikan. Tentu saja dengan keterlibatan seluruh elemen terkait,” pungkas Dino Aries Fahriza (wan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya