NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Sebelum Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pulau Petak, yang dilaksanakan Senin (2/1) pukul 13.00 WIB, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dr Agus Waluyo, MM., menyempatkan melakukan kunjungan ke UPT Puskesmas Sei Tatas yang lokasinya tidak berjauhan dengan tempat pelaksanaan musyawarah untuk penyusunan RKPD Tahun 2027 Aula Kantor Camat Pulau Petak.
dr. Agus Waluyo melakukan kunjungan untuk melihat langsung kondisi fasilitas pelayanan, sekaligus berdialog dengan pimpinan dan staf Puskesmas Sei Tatas, sambil meninjau area pelayanan dan sarana prasarana, sambil berbincang dengan tenaga kesehatan dan pegawai lainnya dalam lingkungan puskesmas. Termasuk juga dengan Pimpinan Puskesmas Sei Tatas, Agat, S.Kep.,NS.
Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan dalam pertemuan ada sejumlah arahan penting yang disampaikan Kepala Dinas sebagai bahan perbaikan layanan ke depan. Termasuk arah kebijakan dan poin yang menjadi perhatian yang menjadi penekanan,
“Diantaranya adalah ketersediaan dan penataan tenaga kesehatan, terutama terkait tenaga kesehatan berstatus Tenaga Kerja Sukarela atau tenaga kontrak. Dimana jumlahnya cukup banyak di Puskesmas Sei Tatas. Supaya penugasan lebih efektif dan layanan tetap berjalan optimal,” sebut dr Agus Waluyo.
Dalam kunjungan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kapuas menekankan pentingnya Standar Pelayan Minimal (SPM) yang belum mencapai 100% diminta menjadi perhatian utama dan mendorong puskesmas untuk membuat inovasi agar capaian SPM meningkat dan lebih merata. SPM adalah layanan kesehatan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah untuk masyarakat,
“Stunting yang masih tinggi persentasenya menjadi prioritas penanganan, melalui langkah-langkah yang lebih terarah dan kolaboratif. Posyandu yang kurang aktif perlu dihidupkan kembali. Tantangan di lapangan termasuk desa yang kesulitan membayar insentif kader perlu dicarikan solusi bersama agar layanan rutin tetap berjalan,” ungkap dr Agus Waluyo.
Mantan Direktur RSUD Kapuas dr.H. Soemarno Sastroatmodjo ini mengatakan lagi kepesertaan BPJS yang mengalami penurunan perlu ditelusuri penyebabnya dan diperkuat kembali melalui edukasi serta koordinasi lintas pihak. Pelayanan dalam gedung berbasis klaster perlu diperkuat agar alur pelayanan lebih tertata, pasien lebih nyaman, dan petugas bekerja lebih terarah,
” Penguatan Integrasi Layanan Primer (ILP) tidak hanya di puskesmas, tetapi juga diperluas sampai Posyandu ILP, agar pelayanan lebih menyambung dari tingkat desa hingga fasilitas kesehatan. Penegasan pentingnya disiplin kerja, sikap, dan perilaku petugas dalam memberikan pelayanan—karena kualitas layanan bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga soal keramahan, ketepatan, dan profesionalisme,” pungkas dr. Agus Waluyo.
Selanjutnya Kepala Puskesmas Sei Tatas Agat menyampaikan pesan dari Kepala Dinkes Kapuas agar pelayanan kesehatan diminta sejalan dengan visi dan misi Bupati Kapuas di bidang kesehatan, termasuk upaya peningkatan akses dan mutu layanan masyarakat. Ditekankan perlunya integrasi pelayanan berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten yaitu Dinas Kesehatan hingga puskesmas, agar program dan pelaksanaan di lapangan saling mendukung. Penguatan tata kelola BLUD Puskesmas pola pengelolaan keuangan yang lebih fleksibel untuk meningkatkan layanan agar pelayanan makin efektif dan responsif,
“Penataan aspek keuangan serta kelengkapan berkas pemeriksaan, supaya administrasi tertib, akuntabel, dan tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat. Cek Kesehatan Gratis diminta dilaksanakan dengan menggunakan skrining yang baik, agar hasil pemeriksaan atau penapisan lebih akurat dan tindak lanjut pelayanan dapat dilakukan tepat sasaran,” ujar Agat.
Ditambahkan Agat Komitmen Perbaikan Layanan untuk Masyarakat
Melalui kunjungan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menegaskan komitmen untuk terus mendampingi puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan. Harapannya, Puskesmas Sei Tatas dapat menyusun langkah tindak lanjut yang nyata mulai dari penguatan SPM, penanganan stunting, pengaktifan posyandu, hingga perbaikan tata kelola layanan dan administrasi sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,
” Kadis dr Agus juga mengapresiasi pencapaian presatasi, kemampuan pengelolaan managemen yang baik dimana Puskesmas telah mencapai status Paripurna, yang menjadi tempat pelayanan kesehatan yang baik bagi lingkungan wilayah kerjanya,” pungkas Agat (wan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya