Senin , 9 Februari 2026

34 Taekwondoin Mengikuti UKT di Dojang Basarang dengan Penguji Dari Kotim

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas –
Sebanyak 34 Taekwondoin pada Minggu (8/2) mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT). Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Camat Basarang Jalan Trans Kalimantan KM 8 Desa Tambun Raya dan dibuka oleh Camat Basarang Nurcahyono, S.Sos.,MA., yang juga selaku Ketua Dojang Basarang.

Sejumlah taekwondoin yang menjalani UKT terbagi dalam beberapa kelas atau kelompok. Yaitu kenaikan tingkat dari sabuk putih ke kuning ada 4 orang. Dari sabuk kuning ke strip hijau 2 orang. Dari strip hijau ke hijau 8 taekwondoin. Dari hijau ke strip biru 3 taekwondoin . Dari strip biru ke biru 3 taekwondoin. Dari biru trip merah ke merah 3 orang taekwondoin. Dari merah ke strip satu hitam 2 orang Taekwondoin dan dari merah ke strip dua 6 orang taekwondoin.

Pada UKT kali ini sebagai sanim penguji dari Sampit Kabupaten Kota Waringin Timur (Kotim) yaitu Sanim Fitrian Noor didampingi Sanim Budi Santoso sebagai Pembinaan Prestasi (Binpres) dari Pengurus Taekwondo Kapuas. Turut serta pula assistan pelatih Sabaum Ahmad Suriyanto S.Pd dan Sabaum Anggun serta Sabaum Ratu. Juga dibantu oleh Mbah Supri dan Hendy Mualim sebagai pelaksana kegiatan UKT pada hari ini.

Teras Ketua Taekwondo Kabupaten Kapuas menyambut baik dengan adanya UKT yang diadakan di Dojang Basarang ini. Ini merupakan upaya dalam pembinaan prestasi bagi para Taekwondoin. Juga salah satu upaya dalam membina para Taekwondoin. Maka hal itu bisa terbukti dengan lolosnya dua orang Pelajar perwakilan dari lima orang yang diikutkan pada seleksi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) terpilih untuk mewakili Kalimantan Tengah pada Bulan November tahun lalu,

” Harapan kita semoga saja nanti akan menjadi perhatian dari pihak terkait karena membawa nama Kabupaten dan sekaligus Provinsi Kalimantan Tengah,” harap Teras saat dihubungi melalui WhatsApp.

Camat Basarang Nurcahyono saat membuka kegiatan menyampaiakan kami menyampaikan dukungan terhadap UKT Taekwondo Indonesia yang dilaksanakan di Dojang Basarang ini, kita juga berharap semua Taekwondoin untuk meraih prestasi tentu saja harus meningkatkan disiplin dalam berlatih. Tetap semangat untuk meraih prestasi. Kami menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Taekwondoin dievent Internasional di Samarinda dan event di Sampit beberapa waktu yang lalu, ungkap Nurcahyono.

Sanim Budi Santoso sebagai Binpres menyampaikan seperti diketahui tuntutan prestasi tetap menjadi target dalam even yang akan diadakan akan datang Seperti Poprov. Dimana Taekwondo juga diminta akan menyumbang medali. tapi kita dalam membina walau ketiadaan dana tentu harus berupaya Terlebih dana pembinaan tidak ada, maka dari itu segala upaya bagi pengurus, seperti kita dalam pembinaan prestasi harus bekerja keras. Dan para Taekwondoin juga mendukung dengan giat berlatih, ungkap Budi Santoso.

Semantara Suprianto yang dikenal akrab Mbah Supri menyebutkan seperti yang diketahui, para Taekwondoin pada periode tertentu seperti juga jenjang dalam menempuh pendidikan tentu akan ada masa untuk menunjukkan perkembangan dari ketrampilannya. Kita sebutkan tujuan UKT dalam Taekwondo adalah untuk menguji dan mengevaluasi kemampuan praktisi agar dapat naik ke sabuk tingkat berikutnya, mengukur penguasaan teknik dasar, jurs (poomsae), serta kemampuan fisik dan mental, seperti kedisiplinan dan kepercayaan diri, Selain itu, UKT juga berfungsi sebagai motivasi untuk terus berlatih dan menumbuhkan karakter positif,

” Menjadi bahan evaluasi kemampuan apakah taekwondoin sudah menguasai teknik sesuai level yang dipelajari dan siap untuk diajarkan teknik di tingkat yang lebih sulit, mengukur penguasaan teknik dasar, pukulan, tangkisan, tendangan, poomsae (jurus), dan kyorugi (sparring). Dan hal terpenting menguji dan meningkatkan kedisiplinan, kepercayaan diri, keberanian, mental, dan fisik. Yang akhirnya akan menjadi pendorong bagi taekwondoin untuk berlatih lebih keras dan menunjukkan komitmen terhadap seni bela diri ini,” pungkas Mbah Supri

Acara juga dilanjutkan sekalian penyerahan sabuk hitam 2 orang dari Taekwondoin Kapuas yang berhasil mengikuti test sabuk hitam di Palangka Raya yang akan diserahkan pengujii dari Sampit. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *