Sabtu , 21 Februari 2026

Wujudkan Sapta Pesona Kelurahan Pulau Kupang Persiapkan Museum Mini

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Sapta Pesona merupakan tujuh unsur sadar wisata yang dipopulerkan oleh Soesilo Soedarman untuk menciptakan lingkungan kondusif, menarik minat kunjungan, dan meningkatkan citra pariwisata Indonesia. Unsur-unsur tersebut meliputi Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan Kenangan. Konsep ini wajib diwujudkan masyarakat dan pengelola wisata. 

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kelurahan Pulau Kupang dibawah pimpinan Lurah Erliansyah, melakukan terobosan dengan memanfaatkan keberadaan situs sejarah yang telah diperkenalkan baik lewat buku The lost City maupun sebuah karya film dengan Judul Nyai Undang. Keberadaan kerajaan Pematang Sawang dengan raja seorang putri cantik jelita yaitu Nyai Undang yang hidup pada abad ke 14 masehi.

” Dari adanya situs yang memiliki peninggalan peninggalan artepak ataupun barang barang bersejarah itulah kita ingin mempersiapkan adanya semacam museum kecil. Karena dengan adanya museum ini, akan bisa memperkenalkan akan keberadaan sejarah tersebut untuk mereka ketahui dan merupakan edukasi bagi generasi kita tentunya,” terang Erliansyah saat ditemui di Kantor Kelurahan Pulau Kupang di Jalan Pematang Sawang Kelurahan Pulau Kupang Kecamatan Bataguh Jumat (20/2) pukul 10.15 WIB.

Alasan dari Erliansyah untuk mempersiapkan dan mewujudkan akan keberadaan museum mini ini untuk memberikan pemahaman pada pelajar baik tingkat dasar, menengah, hingga ke perguruan tinggi. Adanya situs bersejarah dengan bukti bukti peninggalan. Merupakan pembelajaran bagi generasi kita serta penanaman akan nilai nilai sejarah maupun nilai budaya dan adat. Karena ini mengulas adat budaya masyarakat dayak dengan tata kehidupannya dari barang peninggalannya,

“Beberapa hari yang lalu saja terlihat kunjungan anak sekolah yang melihat kantor kelurahan kita, sekaligus melihat dan mempelajari. Terlebih lagi nanti kedepan akan kita jadwalkan secara bergiliran untuk anak anak sekolah dalam lingkungan kita maupun se Kecamatan Bataguh,” ungkap Erliansyah.

Erliansyah menambahkan lagi, Kantor Kelurahan Pulau Kupang sebagai pusat pemerintahan kelurahan, tentu saja berbagai elemen masyarakat datang berkunjung. Baik untuk urusan administrasi, dan yang berhubungan terhadap pelayanan, maupun kunjungan kerja. Dengan adanya museum juga akan secara tidak langsung akan mengunjungi museum kita,

“Jadi perwujudan Sapta Pesona lebih kena untuk lebih mengenalkan potensi wisata yang dimiliki oleh Kelurahan Pulau Kupang. Potensi wisata itu tertera di dinding aula yaitu hewan primata Bekantan, Pulau Kupang, Situs Nyai Undang, olahraga tradisional besei kambe, silat kuntau dayak, madu kelulut dan perkebunan,” terang Erliansyah. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *