NUSAKAIMANTAN.COM, Kuala Kapuas –
Guna dapat mendukung kenyamanan perjalanan mudik Lebaran sekaligus memperkuat peran sosial masjid sebagai pusat pelayanan umat. Menambah fungsi masjid sebagai tempat ibadah sekaligus ruang singgah bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan arus balik Lebaran. Kementerian Agama (Kemenag ) akan meluncurkan program Masjid Ramah Pemudik sebagai bagian dari pelayanan publik selama Ramadan dan musim mudik Lebaran 2026.
Kepala Kantor Kemenag Kapuas H Hamidan, S.Ag.,MA melalui Kasi Binmas H Hasbullah, S.Ag., M.Pd., ditemui diruang kerja Kntor Kemenag Kapuas Jalan Tambun Bungai Selasa (10/3) pukul 10.40 WIB, mengatakan program Masjid Ramah Pemudik ini hadir untuk memastikan pemudik tetap dapat beribadah serta memperoleh tempat istirahat yang layak selama perjalanan panjang. Dimana diketahui Idul Fitri di Indonesia tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga momentum sosial yang sangat besar karena tradisi mudik yang melibatkan banyak pemudik setiap tahun. Selain itu juga ada kalau ditempat kita Momen 5 Rajab ya g bayak posko posko peristirahatan,
“ Sudah menjadi budaya nasional, tidak ada Idul Fitri, tentu tidak ada mudik Lebaran dan arus balik Lebaran. Progam ini menghrapakan Masjid buka 24 Jam untuk pemudik melalui program Masjid Ramah Pemudik ini. Dimana masjid-masjid di sepanjang jalur perjalanan diharapkan menyediakan layanan dasar bagi para pelintas yang membutuhkan tempat singgah,” terang H Hasbullah.
H Hasbullah menyebutkan program ini dasarnya Surat Menteri Agama nomor 01 tahun 2026 tentang panduan penyelenggaraan ibadah Ramadhan, hari raya idul Fitri tahun 2026 dan mesjid ramah pemudik. Pelaksanaan dari tanggal 12 Maret sampai 29 Maret 2026. Untuk daerah kita bisa menyesuaikan. Setiap lokasi masjid di monitor oleh KUA masing Masing Wilayah dan petugas relawan dari Kemenag,
“Untuk wilayah Kabupaten Kapuas ada sembilan masjid yang masuk dalam program ini. Ada empat Masjid di Kecamatan Basarang, dua di Kecamatan Selat, satu di Kecamatan Kapuas Hilir, dan dua di Kapuas Timur yang mana semua berada di pinggir Jalan yang dilintasi saat mudik. Harapan kita bisa membantu masyarakat yang mudik dan mudah mudahan ada petugas dari kesehatan, kepolisian dan perhubungan yang membantu para pemudik,” harap H Hasbullah
Terpisah Kepala Dinas Kesehatan dr. Agus Waluyo, MM., terkait dengan adanya Masjid Ramah Pemudik ini saat ditemui diruang kerjanya Kantor Dinkes Kapuas Jalan Kenanga, mengatakan kalau setiap tahun di Kabupaten Kapuas ini di bentuk posko secara terpadu gabungan dari beberapa OPD yang di koordinir oleh Polres Kapuas, termasuk tim kesehatan. Untuk posko teradu seperti tahun sebelumnya berada di di bundaran Taman Askari, posko pelayanan di pelabuhan feri penyeberangan Jalan Mawar dan posko pengamanan di A Yani di daerah pasar Danumare. Untuk tim kesehatan kita ambil dari tenaga kesehatan dari puskesmas,
“Terkait seperti yang telah diprogramkan Kantor Kementrian Agama Kapuas dimana ada titik lokasi Masjid Ramah Pemudik, menyesuaikan aja, karena kita siap mendukung dimana dalam wilayah yang telah ditentukan, tempat layanan kesehatan terdekat bisa melayani. Dan saat mudik maupun balik tenaga kesehatan juga siap bak di posko yang disebutkan maupun di puskesmas terdekat” ungkap dr. Agus Waluyo (wan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya