NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Kegiatan Jumat Berkah dilaksanakan setiap Jumat di Mesjid kebanggaan Kaum Muslimin Kota Kuala Kapuas Mesjid Agung Al Mukaram Amanah yang berada di Jalan Tambun Bungai Kuala Kapuas. Setelah Shalat Subuh berjamaah dilanjutkan Tauziah dan kemudian dilanjutkan menikmati sarapan gratis yang merupakan sumbangan dari donatur.
Ketua Harian Mesjid Agung Al Mukaram Amanah H Hamidan, S.Ag, MA., mengatakan kegiatan Jumat Berkah tidak hanya untuk subuh, tetapi juga setelah shalat Jumat. Ini adalah kegiatan yang kedua kalinya,setelah kita laksanakan pada Jumat seminggu yang lalu sebagai kegiatan perdana. Kita berharap kegiatan ini akan rutin kita laksanakan. Semoga semakin banyak jemaah yang berhadir memakmurkan mesjid Agung kita ini, ungkap Himidan yang juga Kepala Kantor Kemenag Kapuas ini.
Sememara H Samsul Bahri, S.Pd., M.Pd., Sekretaris Mesjid Agung Al Mukaram Amanah Mengucapkan terima kasih pada donatur yang telah membantu sehingga terselenggaranya acara Jumat Berkah ini. Seperti yang disampaikan ketua harian tadi, dengan kita laksanakan kegiatan Jumat Berkah ini meningkatnya jumlah Jemaah dari Mesjid Agung yang merupakan mesjid kebanggaan kita Masyarakat Kapuas ini bisa,
“Dalam kesempatan ini kita atas nama pengurus mesjid, menyampaikan jika para dermawan ingin membantu dan berdonasi untuk kegiatan ini, bisa menghubungi pengurus mesjid atau pada kita selaku sekretaris dari pengurus mesjid Al Mukaram Amanah,” pesan H. Samsul Bahri, S.Pd.,M.Pd., yang kesehariannya adalah Kepala SMP Negeri 2 Kapuas Hilir Satu Atap
Guru KH Farhani selalu penceramah pada Subuh (8/8) mengtakan Jumat adalah merupakan ibu dari hari hari yang lain Makanya Sholat Jumat luar biasa pahalanya, demikian juga kalau meninggalkan sholat tersebut dosanya besar. Termasuk juga pahala subuh Jumat dan ditambah berjamaah lagi, semoga aja keberkahan dan Rahmat Allah SWT dilimpahkan pada kita sekalian ummat Islam,
” Diantara perintah perintah Allah SWT,
Sholatlah yang merupakan perintah yang tidak disampaiakan melalui malaikat Jibril, tetapi lansung dijemput oleh Rasulullah Muhammad SAW pada saat Isra mi’raj. Ini merupakan bukti betapa besar nilai shalat sebagai perintah dari Allah. Tetapi jika ditinggalkan tentu saja itu juga merupakan dosa besar. Bahkan dalam kondisi apapun kewajiban itu tetap wajib. Selama akal masih ada dalam diri manusia.
Sholat seperti disebutkan adalah ibadah yang tinggi nilainya, maka godaannya juga besar. Godaan untuk tidak mengerjakan ibadah sholat tersebut, ditambah juga saat melakukan shalat tetap mendapatkan gangguan atau godaan syetan. Selama dan masih ada jiwa dalam raga dan akal sehat maka Kerjaan shalat. Dan jika pernah shalat ditinggalkan dimasa lalu, maka bayarlah dengan qadaan. Walaupun sudah mengerjakan qodaan tetapi karena pernah lalai dalam shalat tetap berdosa maka perbanyaklah istighfar pada Allah.(wan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya