NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Pemerintahan Kelurahan Pulau Kupang pada Selasa (10/2) pukul 10.00 WIB melakukan kegiatan penyerahan Surat Keputsan (SK ) Pembentukan Masyrakat Peduli Api (MPA) dan Surat Keputuusan (SK) Jabatan Pengurus RT masa bakti 2026 -2028 dalam lingkungan Pemerintahan Kelurahan Pulau Kupang Kecamatan Bataguh. Acara dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Pulau Kupang.
Acara dihadiri oleh Camat Bataguh Dino Aris Fahriza, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas yang diwakili Kabid Pencegahan dan Kesiap Siagaan Abdurrahman Haris, Manggala Agni Daops Kalimantan II Hasanudin, Damang Bataguh Darmandi, Lurah Pulau Kupang Erliansyah, seluruh Ketua RT dan Ketua LKMK Sugian Noor, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) serta lainnya.
Sambutan BPBD Kapuas melalui Kabid Pencegahan dan Kesiap Siagaan Abdurrahman Haris mengatakan adanya kelompok MPA ini yang diprakarsai oleh Lurah Pulau Kupang Bapak Erliansyah dan direspon oleh masyarakat, sehingga bisa terbentuk ada 9 kelompok ini adalah hal luar biasa. Kepedulian akan bencana memang merupakan kewajiban kita semua lapisan masyarakat,
“Nanti kedepannya bisa diusulkan untuk mengikuti pelatihan atau mengadakan sendiri. Bahkan usulan untuk hal yang berkaitan dengan asuransi serta lainnya, bisa diusulkan. Menjadi MPA ini adalah ladang amal yang akan menjadi pahala serta kerelaan hati dalam membantu sesama. Relawan yang peduli akan bencana dan kemanusiaan,” ungkap Aburrahman Harris.
Perwakilan Manggala Agni Daops Kalimantan II Hasanudin berterima kasih atas terbentuknya MPA. Terlebih jumlahnya sebanyak 9 dari 32 RT yang ada di seluruh Kelurahan Pulau Kupang ini. Dimanapun kita berada bagi anggota MPA itu adalah patroli. Karena patroli itu bukan saja yang diperintahkan. Penganggaran biaya untuk keperluan operasional bisa diupayakan untuk kelancaran dari kegiatan MPA ini. Minimnya biaya dari Manggala Agni, dengan adanya MPA ini tentu saja sangat membantu. Kemudahan informasi bisa lancar dan mudah dalam berkomunikasi,” terang Hasanuddin.
Camat Bataguh Dino Aris Fahriza menyampaikan walaupun Kantor Lurah Pulau Kupang ini belum paripurna, namun berbagai kegiatan telah banyak terlaksana ditempat ini. Pada hari ini juga terbentuk lagi 9 kelompok MPA yang semoga saja akan menjadi penjaga bencana yang dengan sigap mencegah terjadinya musibah,
” Untuk RT kita harap dengan adanya penyerahan SK sebagai dasar melaksanakan tugas dan wewenang, menjadi perhatian pada warganya baik permasalahan sosial maupun segala hal terutama masalah kemiskinan. Seperti baru baru ini yang terjadi di Provinsi lain di timur semoga hal itu jangan sampai terjadi dalam wilayah kita,” pesan Dino Aris Fahreza.
Sedang Lurah Pulau Kupang Erliansyah berharap melalui kegiatan yang diadakan untuk pelaksanaan visi dan misi dari Kelurahan Pulau Kupang. Terbentuk ada 9 kelompok, baik di seberang sini yang berada disekitar kantor Kelurahan dan juga yang berada didaerah Kupang seberang. Pembentukan ini tentu saja menumbuhkan kesadaran pada masyarakat akan bahaya api. Adanya kelompok ini akan siap menjadi garda terdepan dalam pencegahan adanya musibah kebakaran.
” Usulan kita dalam Musrenbang yang dilaksanakan kemarin telah menjadi usulan dalam hal peduli api dan Penanggulangan Bencana. Pulau Kupang ini termasuk kelurahan terbesar di Kabupaten Kapuas dengan jumlah 32 RT. Dalam kesempatan ini kita juga memyampaiakan untuk dana 1 Milyar 1 Desa atau Kelurahan telah disebutkan 500 juta untuk halaman dan sisanya infrastruktur lain. Untuk masalah pemilihan RT kita lebih memangkas dan menghemat segalanya, telah dilakukan dengan kesepakan memilih secara lngsung,” ungkap Erliansyah (wan)!
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya