NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Adanya pemangkasan dana desa tahun 2026 berdampak langsung pada program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Desa Anjir Mambulau Timur Kecamatan Kapuas Timur. Dari sejumlah penerima yang telah ditetapkan agar tetap bisa disalurkan menyesuaikan dengan keadaan keuangan.
Rapat untuk menyiasati pembagian BLT DD dilaksanakan di Aula Kantor Desa Anjir Mambulau Timur Jalan Trans Kalimantan KM 6 Kecamatan Kapuas Timur pada Kamis (5/3) pagi dengan dihadiri Camat Kapuas Timur Eko Darma Putra yang sebelumnya diwakili Sekretaris Amaludin, Kepala Desa Rahman Effendy dan perangkat desa lainnya, Bhabinkamtibmas Dody, Pendamping Desa Eka, BPD Ketua RT dan lainnya.
Dalam rapat disepakati untuk Pembagian BLT DD ini agar tetap bisa terlaksana dilakukan dengan cara pengurangan jumlah penerima tapi tidak berpengaruh, masih menyesuaikan tahun lalu, jumlah dana dikurangi serta jangka waktu untuk pembagiaan penerimaan bagi Keluarga Penerima Manfaat. Menyesuaikan dana yang ada setelah terjadinya pemangkasan, seperti juga yang terjadi di desa lainnya.p Sehingga dengan penyesuaian ini kegiatan penyaluran tetap jalan.
Kepala Desa Anjir Mambulau Timur Rahman Effendy mengatakan pengurangan ini memaksa desa menyeleksi penerima BLT-DD secara ketat. Yang berkurang itu adalah bantuan langsung tunai desa, yang dulu tahun 2025 kita masih menganggarkan sekitar 40 orang dan Tahun 2026 ini kita menyesuaikan baik jumlah serta anggarannya dengan dana yang ada setelah terjadi pengurangan, ujar Rahman Effendy ditemui di Kantor Desa usai perundingan.
” Tentu saja selama ini kita menetapkan penerima atau Keluarga Penerima Manfaat ( KPM) berdasarkan kriteria khusus, seperti warga miskin ekstrem, anak atau orang tanpa pendamping, serta penyandang disabilitas. Bersama pendamping desa dn BPD memastikan bantuan tepat sasaran bagi yang paling membutuhkan,” tambah Rahman Effendy (wan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya