Rabu , 1 April 2026

Balian dan Memapas Lewu Rangkaian Acara Ritual HUT Kapuas

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas –
Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Kapuas bersama dengan Pemuka Agama Hindu Kaharingan serta lainnya, dalam rangkaian Hari Ulang Tahun ( HUT) Kota Kuala Kapuas ke 220 seperti yang dilaksanakan tahun tahun sebelumnya, sebagai rutinitas acara ritual melaksanakan pembukaan acara Balian dan Memapas lewu di Balai Basarah Jalan Melati Kuala Kapuas, Selasa (31/3) pukul 07.30 WIB.

Hadir dalam acara Bupati Kapuas HM Wiyatno dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas Hj. Siti Saniah Wliyatno, Wakil Bupati Kapuas Dodo dan Ketua GOW Hertitati Dodo, Sekretaris Daerah Usis I Sangkai dan Ketua DWP Kapuas Sylvia Veronita, perwakilan Polres Kapuas, Waket I DPRD Kapuas Yohanes, Assisten dan Sahli Setda Kapuas, Danramil 1011/KLK, Plt Kadis Parbudpora Kapuas Budi Kurniawan dan Kepala OPD lainnya, Para Damang dan Camat serta undangan lainnya.

Sambutan Bupati Kapuas dibacakan oleh wakil Bupati Dodo yang sekaligus membuka kegiatan memyampaiakan dalam kesempatan ini kita mengucap rasa syukur bisa melaksanakan kegiatan pada hari ini. Pemerintah Kabupaten Kapuas tentunya sangat mendukung terlaksananya program ini,

“Kegiatan ini merupakan ritual yang perlu dilestarikan. Dan tidak meninggalkan warisan warusan budaya tradisional dengan tetap menjaga keasliannya, untuk dikenalkan pada generasi muda. Kegiatan Balian dan Mamapas Lewu ini juga merupakan upaya pelestarian budaya, yang perlu dijaga dan dilestarikan. Ini akan menjadi destinasi wisata. Nantinya kita harapkan akan menuju Kalteng harati dan memiliki nilai nilai budaya yang religius,” ungkap Dodo

Plt Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kapuas Budi Kurniawan mengatakan
acara Balian adalah ungkapan rasa syukur atas segala anugerah dan karunia yang diberikan pada manusia selama ini, sedang untuk acara Mamapas Lewu adalah ritual untuk membersihkan Lewu atau kota kita yang berulang tahun,

” Kegiatan Balian dan Mamapas Lewu ini merupakan agenda rutin. Kegiatan Balian diadakan mulai dari hari ini hingga tiga hari kedepan yaitu tanggal 2 April 2026, dimana melibatkan 30 orang. Mamapas Lewu atau membersihkan kota dilanjutkan setelah Balian. Dan pada hari ini dilaksanakan pembukaan olah Bapak Bupati Kapuas,” ungkap Budi Kurniawan.

Pelaksana Kegiatan Balian dan Ritual mamapas lewu Kota Kuala Kapuas, Untung menjelaskan rangkaian acara setelah dilaksanakan pembukaan pagi ini dilanjutkan hingga malam yaitu Balian marawei sahut parapah penunggu kota Kuala Kapuas. Besok membuat sesajen dan memotong hewan korban jam 14.00 WIB dilanjut dengan sahut parapah menerima Rangkan penginan atau mengerunya sahut parapah sampai selesai. Kemudian akan dilanjutkan Memapas leweu keliling kota Kuala Kapuas,

“Tadi telah diumumkan juga, untuk memapas lewu nantinya, tempat yang akan dilakukan kegiatan seperti kantor kantor dan lainnya, akan diadakan kordinasi terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan atau kurangnya koordinasi yang akan menghambat khidmatnya acara memapas lewu tersebut,” ungkap Untung (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *