Selasa , 19 Mei 2026

Jalan Tani P4S Kalampan Jaya Pencetak Tenaga Pertanian Perlu diperhatikan

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Dalam suksesnya program swasembada pangan untuk menopang ketahanan pangan, bukan Hanya sarana dan prasarana seperti cetak Sawah dan irigasi pertanian saja. Tapi pelatihan sumber daya manusia yang melakukan kegiatan pertanian tersebut juga merupakan faktor yang tidak kalah penting.

Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Anjir Kalampan Jaya yang berada di Desa Anjir Kalampan Kecamatan Kapuas Barat, merupakan lembaga untuk magang atau pelatihan bagi petani, juga Kelompok Tani (Poktan), Praktek Kerja Lapangan (PKL), sarana pelajar dan mahasiswa belajar tentang perrtanian, TNI Polri dan Kelompok Wanita Tani (KWT), bertujuan untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Edi Dese, SP., M.Ikom., Bulan Agustus tahun lalu, saat pertemuan merumuskan kurikulum untuk kegiatan P4S bersama Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang, Adi Widiyanto, SP., MP., menyebutkan kalau Kabupaten Kapuas memiliki sekitar 45 ribu hektar lahan baku sawah ladang dengan luas tanam mencapai 62 ribu hektare, dengan fokus pada peningkatan produktivitas melalui varietas unggul dan kombinasi padi lokal. Kabupaten Kapuas dengan jumlah area persawahan yang luas,

“Ditambah dengan ada pengembangan sawah baru atau cetak sawah sekitar 50 hektar lebih area persawahan. Yang mana 50 % berada di Kawasan pasang surut dab 70 % penanaman menggunakan padi lokal. Ada Lima Kecamatan memiliki hamparan yang meliputi Kecamatan Kapuas Kuala, Tamban Catur, Kapuas Timur , Bataguh dan Kapuas Hilir. Bahkan juga memiliki hamparan dengan wilayah Kalimantan Selatan tepatnya Kabupaten Barito Kuala,” sebut Edi Dese.

Dari yang disebutkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas jelas luasnya lahan pertanian dari lima kecamatan yang kemudian akan dilakukan program cetak sawah tentu saja merupakan upaya untuk tercapainya tujuan swasembada pangan dari tersedianya sarana dan prasarana baik lahan dan peralatan. Namun sekali lagi yang tidak kalah penting adalah sumber daya manusia.

Ketua P4S Kalampan Jaya Yanir, S.Sos., saat ditemui Senin (18/5) pukul 11.30 WIB mnyebutkan walaupun tempat kita sering menjadi tempat untuk kegiatan pelatihan pertanian namun kita terkendala disaat musim hujan karena jalan tani menuju lokasi untuk kegiatan berkebun ada sekitar 300 meter sulit dilewati saat musim hujan. Sehingga menyulitkan peserta pelatihan baik itu pelajar, mahasiswa kelompok tani, TNI Polri dan lainnya. Harapan kita semoga menjelang kedatangan siswa sekitar 45 orang baik dari SMK 2 Pertanian Jurisan Perkebunan Mantangai dan SMK 3 Pertanian Jurisan Perkebunan bulan Juli ini kendala itu bisa teratasi dengan bantuan pengerasan atau semenisasi,

” Untuk harapan kita, sudah disampaikan secara lisan pada Dinas PUPR Kapuas melalui Kepala Dinas Hargatin saat rapat perdana cetak sawah dan irigasi pertanian. Dan untuk proposal kita akan siapkan sebagai kelengkapan administrasi nantinya kita akan sampaikan. Semoga upaya untuk mencetak tenaga dalam bidang pertanian ini bisa menarik minat masyarakat dalam memanfaatkan lahan,” harap Yanir (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *