Jumat , 3 Juli 2026

Lurah Selat Utara Terima penghargaan Atas Dedikasi dalam Program Kampung Bebas dari Narkoba

NUSAKALIMANTAN, Kuala Kapuas – Komitmen Pemerintah Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas dalam memperkuat upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kembali memperoleh apresiasi. Dalam rangkaian syukuran Hari Bhayangkara ke-80,

Kepala Kepolisian Resor Kapuas, AKBP Gede Eka Yudharma, S.I.K., M.A.P. memberikan Piagam Penghargaan kepada Lurah Selat Utara, Muhammad Fikri, S.E., Ak., M.M beserta jajaran atas dedikasi, komitmen, dan peran aktif sebagai penggerak utama Program Kampung Bebas dari Narkoba serta upaya P4GN di wilayah Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya membangun tata kelola P4GN yang tidak hanya berorientasi pada aspek penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif, edukatif, partisipatif, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan berbagai unsur masyarakat, Program Kampung Bebas dari Narkoba di Kelurahan Selat Utara berhasil tumbuh sebagai gerakan kolektif yang memperkuat ketahanan sosial terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Sepanjang tahun 2026, berbagai strategi P4GN diimplementasikan secara berkelanjutan, meliputi patroli terpadu pada kawasan rawan, sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat, edukasi melalui media digital dan media publik, pelaksanaan tes urine sebagai langkah deteksi dini, penguatan fungsi Posko Kampung Bebas dari Narkoba, hingga pelibatan aktif tokoh masyarakat dan generasi muda dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, dan produktif.

Lurah Selat Utara, Muhammad Fikri, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan amanah sekaligus motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam implementasi P4GN,

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja kolektif seluruh elemen masyarakat. Keberhasilan Program Kampung Bebas dari Narkoba lahir dari kolaborasi yang terbangun secara konsisten antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, Organisasi Masyarakat, Ketua RW, Ketua RT, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga. Komitmen inilah yang akan terus kami jaga sebagai fondasi dalam mewujudkan lingkungan yang tangguh terhadap ancaman narkoba serta mendukung terwujudnya Kapuas Bersinar,” ujar Fikri.

Penghargaan ini sekaligus mempertegas bahwa keberhasilan Program Kampung Bebas dari Narkoba tidak hanya diukur dari capaian prestasi, tetapi dari terbangunnya sistem pencegahan yang berkelanjutan, kolaboratif, dan berbasis partisipasi masyarakat. Model tersebut diharapkan menjadi praktik baik yang dapat direplikasi sebagai bagian dari penguatan kebijakan P4GN di berbagai daerah di Indonesia. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *