Minggu , 23 Agustus 2026

Lagu Oh Kapuas dan Cinta Terakhir Bersama DTM dilantunkan di Panggung Ekraf

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Panggung Community Ekraf  Kapuas (CEK)  yang dibentuk sebagai kelanjutan dari arahan Bupati Kapuas untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang terbuka publik sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM dimana Tujuan awal agar para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM memiliki wadah untuk mengembangkan kreativitas, memperluas usaha, sekaligus meningkatkan pendapatan. Berada Kawasan GOR Panunjung Tarung sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif.

Pada Sabtu (22/8) pukul 19.00 WIB Kelompok Band Doea Tanda Mata ( DTM) mengadakan performance untuk menghibur pengunjung dari UMKM yang berada di lokasi Ekonomi kreatif  (Ekraf ) ini. Sekaligus mengajak semua yang hadir dan berada dalam lokasi pusat kuliner, bernyanyi bersama dengan iringan musik tertata rapi dari para musisi yang merupakan anggota dari DTM. Sebagai Bassis Dito, Keyboardis Cuncun, Drummer Ayax Dinobi, Gitaris Beniqno dan dua vokalis Hendrix dan Tari.

Dari sederet lagi yang dibawakan band yang telah tergabung dalam ekonomi kreatif ini, dengan suara merdu dan lembut kedua vocalis mereka secara bergantian dan duet, menghadirkan pula keterlibatan penonton yang mau unjuk kebolehan dengan turut menyumbangkan suara. Sehingga panggung dipenuhi berbagai genre musik. Ditengah penampilan terselip juga lagu Cinta Trakhir karya Emanz dan Dodoy dibawakan Iwan Cavalera dan lagu yang baru di launching dari DTM bertajuk Oh Kapuas yang memuji keindahan Kabupaten Kapuas.

Keberadaan Panggung Ekraf dan Pusat Kuliner ini tau disebut juga Community Ekraf Kapuas, disebut oleh Budi Kurniawan yang menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Kapuas, sebagai pelopor adanya lokasi ini, dimana Pemerintah Kabupaten Kapuas diharap akan menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang semakin berkembang, mendorong lahirnya wirausaha baru, meningkatkan daya saing produk lokal, sekaligus menjadikan kawasan GOR Panunjung Tarung sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi kreatif dan destinasi masyarakat di Kabupaten Kapuas,

“Selain menjadi pusat kuliner dan UMKM, kawasan tersebut juga akan dikembangkan sebagai ruang kreativitas generasi muda. Disparbudpora berencana memfasilitasi berbagai kegiatan seni dan musik secara rutin dengan menyediakan sarana pendukung, termasuk sound system, yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis,” ungkap Budi Kurniawan saat peresmian beberapa waktu lalu.

Pada Sabtu Malam, turut hadir pula menyaksikan musisi Kapuas dan pegawai dari Disparbudpora Kapuas Bambang dan Boy Permana, serta komunitas anak muda bersama dengan pengunjung lainnya. Hingga pukul 23.00 WiB,  performance musik ditutup, pengunjung masih belum juga beranjak. (wan )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *