NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Hasil dari Kejuaraan ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026, Tim tuan rumah mendominasi juara. Empat posisi juara berhasil diborong oleh tim asal Kabupaten Kapuas dan menyingkirkan pesaing dari sejumlah daerah asal Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng).
Tim Barito Tengah Dua keluar sebagai juara pertama dan berhak membawa pulang hadiah Rp4 juta. Hadiah diserahkan langsung oleh salah satu sponsor Dinas Perumahan Pemukiman dan Pertanahan ( Perkimtan ) Kabupaten Kapuas. Dimana Kepala Dinas Yan Hendri Alle yang diwakili Kabid Pertanahan A Peran Firdaus langsung menyerahkan hadiahnya.
Posisi kedua diraih Gudang Ar-Rahman dengan hadiah Rp3 juta, disusul Barito Tengah satu sebagai juara ketiga yang memperoleh Rp2 juta. Sementara Podka Saruan menempati peringkat keempat dengan hadiah Rp1 juta.
Total Seluruh hadiah senilai Rp. 10 Juta Rupiah otomatis diborong tim tuan rumah Kabupaten Kapuas. Turnamen seperti telah diberitakan kemarin, digelar di Sekretariat PWI Kabupaten Kapuas, Jalan Maluku, Kuala Kapuas, pada 10–11 Oktober 2026. Seluruh peserta terdiri dari 104 tim. Peserta asal Kalsel datang dari Banjarmasin, Banjarbaru, Barito Kuala yaitu Marabahan dan Kabupaten Banjar yaitu dari Martapura. Sementara peserta dari Kalteng berasal dari Palangka Raya, Katingan, dan Kapuas.
Persaingan berlangsung ketat sejak babak penyisihan. Sejumlah tim dari luar Kapuas mulai berguguran pada babak 64 besar, 32 besar, 16 besar hingga delapan besar. Tim-tim tuan rumah akhirnya mampu menguasai empat posisi teratas.
Ketua Panitia ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026, Ali Surakhman, menyampaikan selamat kepada seluruh pemenang. Dia mengapresiasi semangat dan sportivitas para peserta selama mengikuti pertandingan,
“Selamat kepada para juara. Terima kasih kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dan ikut menyukseskan turnamen ini,” ucap Ali Surahman.
Ketua Siwo ini juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan,
“Kami menyadari masih ada kekurangan dalam penyelenggaraan turnamen ini. Semuanya akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan kegiatan berikutnya,” tegas Ali Surahman.
Harapan dari yang biasa disapa Ali ini berharap turnamen tersebut dapat menjadi wadah mempererat silaturahmi antarpemain domino sekaligus mendorong perkembangan olahraga domino di Kalteng dan Kalsel. (wan )
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya