NUSAKALIMANTAN.COM, Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengonfirmasi bahwa sejauh ini pihaknya masih belum melakukan pemeriksaan terhadap kualitas air yang disalurkan oleh Perumdam Danum Barasih daerah setempat.
Hal ini menyusul adanya pengumuman dari Perumdam yang mengimbau masyarakat untuk tidak dikonsumsi langsung air, karena kondisi air baku Sungai Kahayan terasa payau.
Melihat kondisi tersebut, pihak akan segera melakukan pemeriksaan dan berkoordinasi dengan manajemen Perumdam Danum Barasih Kabupaten Pulang Pisa terkait pemeriksaan kondisi air.
“Kami akan segera melakukan pemeriksaan dan berkoordinasi dengan Perumdam. Sementara waktu ikuti imbauan resmi dari Perumdam bahwa air yang disalurkan saat ini belum boleh dikonsumsi secara langsung,” kata Kadinkes Pulang Pisau dr Ellyana, Senin (12/10/2026) via Whatsapp.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Direksi Perumdam, pihaknya telah melakukan pemeriksaan kualitas air secara internal.
“Hasil koordinasi dengan pihak Perumdam Danum Barasih, kualitas air sudah dilakukan pemeriksaan secara internal. Jadi hasilnya masyarakat diharapkan tetap tidak mengonsumsi air Perumdam secara langsung hingga ada hasil pemeriksaan dan pemberitahuan resmi selanjutnya,” sebut dr Ell sapaan akrabnya.
Sementara, tambah dr Ell, Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau sendiri akan segera melaksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) sebagai bentuk pengawasan eksternal untuk memastikan kualitas air yang disalurkan kepada masyarakat.
“Dinkes Pulang Pisau akan segera melakukan ILK, nanti akan dilakukan pengambilan sampel air, penilaian kategori resiko, dan monev perbaikan. Nah untuk sementara kami (Dinkes Pulpis) turut mengingatkan masyarakat agar tidak angsung mengkonsumsi air tanpa melalui pemeriksaan dikhawatirkan belum memenuhi standar kesehatan, terlebih di tengah kondisi musim kemarau panjang yang memengaruhi kualitas sumber air kita,” ujarnya. (abdmanan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya