NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL) bekerjasama dengan International Tropical Timber Organization (ITTO) dan Balai Pengendalian Perubahan Iklim Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Kalimantan, mendorong peran serta masyarakat dalam pencegahan karhutla melalui penyelenggaraan kegiatan Praktik Pembuatan Demplot Penyiapan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) di Desa Pilang Kecamatan Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau.
Kegiatan PLTB Melibatkan anggota Masyarakat Peduli Api ( MPA ) Desa Pilang dan Di Dampingi Oleh Manggala Agni Kalimantan ll Kapuas. Awal Kegiatan ini di mulai Tahun 2021. Pada Tahun 2022 ini, Mendapat Kunjungan Langsung Dari Tim Tropical Timber Organization ( ITTO ) Irfan Malik selaku Koordinator Dalam Kegiatan ITTO serta Kasubdit Penanggulangan Karhutla Direktorat PKHL Bapak Dr.Israr beserta Rombongan. Senin (1/3) lalu.
Irfan Malik dari tim ITTO mengatakan, kegiatan praktek dan pembangunan demplot PLTB dilaksanakan secara serentak di 8 lokasi di tiga provinsi yaitu di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan,” jelasnya.
Kasubdit Penangulangan Karhutla Direktorat PKHL Dr. Israr Menambahkan, pelaksanaan kegiatan demplot PLTB ini, hendaknya dapat dilakukan secara sungguh-sungguh dan komitmen tinggi. Melibatkan sinergi dan kolaborasi semua pihak, serta perlu dilakukan pendampingan secara khusus,
“Kita berharap kedepannya akan bermanfaat sehingga bisa memberikan hasil sebagaimana yang diharapkan. Terlebih lagi bisa sebagai kegiatan percontohan yang nantinya bisa direplikasi di tempat lain,” pungkas Dr.Israr.
Dalam Kunjungan ini Sempat Tim Melaksanakan Diskusi langsung dengan MPA Setempat di Pondok Kerja Manggala Agni yang berada di Desa Jabiren Raya membahas tentang Rencana Kedepannya dan juga Membahas masalah kendala yang di Alami selama Melakukan Perawatan Demplot tersebut.
Dalam Kesempatan Tersebut Tim Memberikan Kesempatan Kepada Pendamping dari Manggala Agni Kalimantan ll Kapauas, I Made Gandi untuk menjelaskan Selama melakukan Pendampingan pelaksanaan Demplot. I Made Gandi menjelaskan saat melaksanakan kegiatan selain kegiatan di demplot yaitu Perawatan Tanaman demplot yang Terdiri dari jagung, bawang prei, cabe, terong dan kacang-kacangan,
“Meraka membuat asap Cair atau cuka kayu degan metode baru yang nantinya mengasilkan cairan Asap cair dan arang yang di namakan Arcoba atau arang kompos terpadu,” ungkap I made Gandi.
Hasil dari Diskusi tersebut, kedepannya di lokasi demplot akan di buat lagi kolam untuk budidaya Ikan dan tentunya MPA Desa Pilang sangat setuju serta berharap secepatnya terlealisasi. Pada kesempatan itu Tim ITTO dan Kasubdit Penangulangan Karhutla Direktorat PKHL di dampingi Kadops Manggala Agni Kalimantan ll Kapuas Aswaludin Meninjau langsung lokasi Demplot dan memanen hasil tanaman demplot.
“Semogah dengan metode ini kerja sama Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan ( KLHK ) dan Internasional Tropical Timber Organization ( ITTO ) Jepang, bisa semakin menekan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Indonesia,” Harap Aswaludin. (wan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya