Minggu , 28 November 2021
KMP Drajat Paciran
KMP Drajat Paciran kembali beroperasi dengan mereapkan protokol kesehatan covid-19 secara ketat

KMP Drajat Paciran Kembali Beroperasi, Ini Daftar Tarif Tiketnya

NUSAKALIMANTAN.COM, Pulang Pisau – Kapal Muatan Penumpang (KMP) Drajat Paciran di Pelabuhan Bahaur, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau kembali beroperasi mengangkut penumpang dan kendaraan menuju Pelabuhan Paciran, Jawa Timur pada Senin 31 Mei 2021.

Sebelumnya, KMP Drajat Paciran sempat tidak beroperasi karena larangan mudik dari pemerintah sebelum dan pasca Lebaran Idul Fitri tahun 2021.

KMP Drajat Paciran sendiri berangkat dari Pelabuhan Paciran sejak 28 Mei 2021 dengan muatan penumpang sebanyak 301 orang, 4 unit Fuso, 2 unit truk, 20 unit roda 2, dan 7 unit roda 4.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pulang Pisau Dr Supriyadi mengatakan, penumpang dari Paciran telah diturunkan di Pelabuhan Bahaur dengan memenuhi standar pemeriksaan cek poin yang ketat dari petugas pelabuhan.

“Dari Paciran mereka semua sudah mengantongi hasil pemeriksaan rapid antigen/genose C-19 yang pengambilannya 1×24 jam sebelum keberangkatan, fotocopy KTP, STNK dan dokumen barang muatan, demikian pula syarat berlaku bagi penumpang yang akan berangkat dari Pelabuhan Bahaur menuju Pelabuhan Paciran,” kata Dr Supriyadi, Minggu (30/5/2021).

Menurut Supriyadi menjelaskan, sebagian warga Kalteng mulai memilih melalui Pelabuhan Bahaur, karena tingkat kepadatan penumpangnya lebih sedikit jika dibandingkan yang ada di Pelabuhan lain di wilayah Kalteng.

Penumpang pun merasa lebih nyaman karena dapat dengan leluasa menyiapkan diri sebelum berangkat.

“Mereka tidak perlu berdesak-desakan saat mengantre memasuki kapal, sebab jumlah penumpangnya tidaklah terlalu banyak.” ungkapnya.

Terlebih harga tiket yang dijual kepada penumpang sangatlah murah, sebab angkutan laut di pelabuhan itu mendapatkan subsidi dari pemerintah pusat.

Ditambah lagi dari Palangka Raya tersedia angkutan bus Damri menuju Bahaur yang juga bersubsidi.

Ia mengatakan, pihaknya terus berupaya meramaikan pelabuhan tersebut dan Mengajak masyarakat Kalteng terutama yang ada di Palangkaraya maupun Kapuas dan Katingan serta kabupaten terdekat lainnya untuk memanfaatkan pelabuhan tersebut.

Terpenting, lanjutnya, Pelabuhan Bahaur selalu melakukan penerapan Protokol Kesehatan baik dan pengecekan bagi penumpang  yang datang dari pulau Jawa dan yang berangkat untuk mencegah penyebaran covid-19.

“Kami akan terus mempromosikan pelabuhan Bahaur agar semakin dikenal masyarakat Kalteng dengan mengedepankan prokes covid-19 yang ketat. Datang dan berangkat selalu dilakukan pengecekan untuk mencegah penyebaran covid-19,” ucapnya.

Mengenai tarif tiket KMP Drahat Paciran ini sesuai Surat Keputusan Direksi No. KD.88/OP.404/ASDP- 2017 dan Surat Kepurusan Direksi No. KD.88/OP.404/ASDP- 2018 dirincikan sebagai berikut, untuk tarif tiket penumpang dewasa kelas ekonomi sebesar Rp 109 ribu dari Bahaur-Paciran, sebaliknya dari Paciran-Bahaur sebesar Rp116 ribu, sedangkan untuk anak-anak dikenakan tarif Rp71 ribu Bahaur-Paciran, dan Rp79 ribu dari Paciran-Bahaur.

Sementara untuk angkutan kendaraan tarifnya bervariasi sesuai jenis dan berat kendaraan. Ada beberapa golongan yang dikalsifikasikan sesuai jenis dan berat kendaraan, seperti golongan I, II dan III untuk sepeda motor dikenakan tarif sekitar Rp178 ribu hingga Rp694 ribu tergantung CC.

Sedangkan golongan IV untuk kendaraan penumpang seperti Avanza, agya dan lainnya, mobil pikap dikenakan tarif Rp2.093.000 hingga Rp2.258.000. Kemudian golongan V untuk kendaraan bus mini, Elf Long dan truk sedang dikenakan tarif mulai dari Rp3.622.000 hingga Rp4.237.000.

Selanjutnya golongan VI, VII, VIII, dan IX untuk kendaraan bus besar hingga alat berat/tronton mulai dari panjang 10 meter-16 meter dikenakan tarif dari Rp5 juta sampai Rp16 juta sesuai daftar tarif tiket yang sudah ditentukan. (nk-1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *