Senin , 24 Juni 2024
Situs
Tim ahli Kementerian Ekokraf bersama Kadisbudpora Kabupaten Kapuas Camat dan Damang Bataguh serta rombongan di situs Kuta Bataguh

Tim Ahli Kementerian Ekokraf Pelajari Potensi Situs Nyai Undang

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Situs Bataguh adalah saksi sejarah  adanya kerajaan dengan perempuan yang memimpin kerajaan tersebut, yaitu Kerajaan Pematang Sawang dengan Nyai Undang sebagai Ratunya. Menurut buku The Lost City, yang mengungkap keberadaan Kuta Bataguh yang menelusuri keberadaan Nyai Undang dalam memori Suku Dayak Ngaju.

Berbagai bukti yang menguatkan adanya kerajaan tersebut, masih ada dan berdiri di tempat yang menjadi saksi akan adanya cerita bersejarah baik berupa benda, sisa bangunan bahkan Disbudpora Kabupaten Kapuas merangkum cerita tersebut dalam bentuk visual Film Sejarah Nyai Undang. Alasan itulah Tim ahli dari Kementerian Ekonomi Kreatif yang dipimpin Gambar Tubagus Ardika Sabtu (19/6)  pukul 11.00 WIb  mendatangi Situs Kramat Kuta Bataguh Dengan Nyai Undang sebagai pemimpinnya.

Gambar Tubagus Ardika Tim Ahli yang datang bersama rombongan, didampingi oleh Kepala Dinas Budaya Pemuda dan Olah Raga ( Kadisbudpora ) Kabupaten Kapuas, H Suparman, Camat Bataguh Syuryadin, Damang Bataguh Darmanti, berserta mantirnya.

Gambar Tubagus, menyoroti akan adanya situs ini merupakan sebuah asset luar biasa. Terlebih lagi memiliki nilai sejarah yang sangat kuat hingga banyak penelitian yang dilakukan,

“Sayang sekali kalau situs Kuta Bataguh ini nanti cuma tinggal cerita saja. Padahal kita mampu untuk menjadikannya sesuatu yang sngat bernilai. Banyak bukti sejarah yangampu menguatkan keberadaan  sehingga menarik banyak orang untuk mengetahuinya,” ungkap Gambar Tubagus.

Situs
Masukan dan arahan dari pimpinan tim ahli kepada Kadisbudpora dan juga Camat Bataguh saat di lokasi Situs Bataguh Kerajaan Nyai Undang

Selanjutnya ditambahkan lagi, jika bicara tentang infrastruktur penunjang, tentu itu sangat perlu diperhatikan. Tapi perhtian itu harusnya diawali kepedulian masyarakat maupun yang terkait di daerah memulainya agar dilirik dan perlu disupport,

“Misalnya contoh, dimana orang akan tau lokasi situs tanpa bertanya, berarti ada tanda atau arahan ke lokasi. Kemudian benda benda yang ada di lokasi, dibuat keterangan sehingga punya nilai. Kalau tidak di beri keterangan maaf aja akan terlihat seperti tumpukan barang biasa aja,” jelas Gambar Tubagus Ardika.

Kepala Disbudpora Kabupaten Kapuas H Suparman dalam.kesempatan itu, sangat senang tim ahli mau melihat dan memberi masukan untuk Situs Keramat Bataguh perlambang kerajaan Nyai Undang ini, segala masukan akan kita perhatikan untuk peningkatan destinasi wisata bagi kita,” ujar H Suparman.

Sementara Camat Bataguh Syuryadin beserta Damang akan memaksimalkan masyarakat yang ada disekitar situs agar peduli dan merasa ada kebanggaan memiliki asset sejarah ini. Yang nantinya tentu saja akan menunjang program peningkatan ekonomi kreatif melalui keberadaan Kuta Bataguh ini,” ujar Syuryadin. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *