Minggu , 23 Juni 2024
Seluruh peserta Pelatihan Dasar Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan Dan Lahan Gambut

Latdas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Kesatuan Pengelola Hutan Lindung (KPHL) Kapuas-Kahayan bekerjasama dengan DAOPS Manggala Agni Kalimantan II Kapuas dan didukung oleh Yayasan Puter indonesia, melaksanakan Pelatihan Dasar (Latdas) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut, pada tanggal 25 dan 26 Januari 2023, di Training Center Manggala Agni Kalimantan II Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Pelatihan diikuti oleh peserta yang terdiri dari 20 orang staff KPHL Kapuas-Kahayan, 3 orang anggota MPA Desa Budi Mufakat Kecamatan Bataguh, 3 orang MPA Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang dan 3 orang MPA Desa Anjir Kalampan Kecamatan Kapuas Barat.

Dalam sambutannya saat pembukaan pelatihan, Kepala DAOPS Manggala Agni Kalimantan II Kapuas Aswaludin, menyebutkan berdasarkan perkiraan BMKG pada tahun 2023 kemungkinan akan terjadi fenomena El Nino, dimana biasanya setiap tiga tahun sekali akan terjadi masa El Nino. Masa El Nino terakhir terjadi pada tahun 2019.

“Kami berharap melalui pelatihan ini bisa menambah pengetahuan dan wawasan tentang SOP pencegahan kebakaran, sehingga mempermudah kita dalam pengendalian kebakaran lahan dan hutan kedepannya,” kata Aswaludin.

Aswaludin turut berbangga dan mengucap syukur karena telah melaksanakan pelatihan pencegahan kebakaran di DAOPS Kalimantan II Kapuas.

“Kami akan menerima siapa pun untuk menggunakan fasilitas yang ada di Manggala Agni ini untuk pencegahan kebakaran. Kedepannya Manggala Agni diharapkan dapat menjadi wadah untuk peningkatkan kapasitas bagi stakeholder. Pelatihan bersama KPHL Kapuas-Kahayan saat ini merupakan bentuk sinergitas dalam kesiagaan Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala UPT KPHL Kapuas-Kahayan Bayu Nugroho, S.Hut, mengharapkan para peserta pelatihan dapat memahami dan mengaplikasikan standar operasioanal prosedure (SOP) dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

“Kita harus tahu bagaimana caranya untuk menanggulangi karhutla secara profesional, maka dari itu pelatihan saat ini yang berlangsung di Training Center Manggala Agni dilakukan oleh pelatih yang profesional,” ucap Bayu.

Adapun materi yang diberikan pada pelatihan ini yaitu, Pemahaman Standar Operasional Prosedur (SOP), yang meliputi SOP Prosedur Patroli Mandiri, pemeliharaan peralatan, pengoperasian peralatan, pemadaman langsung, pertolongan pertama pada kecelakaan dan simulasi praktek pemadaman kebakaran, dengan metode pelatihan materi kelas dan praktek lapangan.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat sangat antusias mengikuti pelatihan pencegahan kebakaran hutan dan lahan ini.

Sementara itu, Manajer Program Yayasan Puter Indonesia Andaman Muthadir, mengucapkan terima kasih kepada pihak DAOPS Manggala Agni Kalimantan II Kapuas, KPHL Kapuas-Kahayan dan para peserta yang telah mengikuti kegiatan pelatihan pencegahan kebakaran ini.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada United State Forest Service (USFS), serta lembaga lain yang telah mendukung hingga terselenggaranya kegiatan pelatihan ini, semoga dengan pelatihan ini kita bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman yang akan sangat berguna saat pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” ” kata Andaman, Sabtu (28/1). (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *