NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Jembatan Baru yang berada di Desa Anjir Serapat Tengah KM 11 Kecamatan Kapuas Timur, tepatnya di Pasar Senin diatas Sungai Anjir adalah solusi untuk keamanan kenyamanan dan memperlancar perekonomian masyarakat. Telah diresmikan Pj. Bupati Kapuas Erlin Hardi, St.,MT., pada Senin (3/6) lalu.
Keberadaan Jembatan ini menurut salah satu tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Kapuas H Baihaqi, saat ditemui Kamis (6/6) di Kediamannya Desa Anjir Serapat Tengah seberang, merupakan kebutuhan masyarakat untuk melakukan aktifitas baik untuk anak sekolah, menuju ke pasar yaitu pasar Senin, maupun ke Mesjid,
“Keberadaan jembatan lama yang berada disebelahnya, kondisi sudah mengkhawatirkan. Dengan adanya kemiringan sekitar 15 cm, terlebih setelah ditabrak tongkang. Apalagi baut jembatan sudah karatan dan juga ukuran sempit. Kita khawatir kurang aman dilalui,” sebut H Baihaqi.
Dijelaskan oleh Baihaqi juga pembangunan jembatan dimulai pada tahun anggaran 2019 pekerjaan yang dilaksanakan adalah pengadaan dan pemancangan tiang pancang, dilanjutkan tahap II tahun anggaran 2021
pekerjaan bangunan bawah yaitu abutmen jembatan dan tahap III Anggaran 2023 pekerjaan bangunan atas yaitu rangka baja, lantai jembatan dan timbunan oprit jembatan.
“Jembatan ini panjang 47 meter dengan lebar 5 meter yang merupakan jembatan dengan konstruksi rangka baja dengan lantai jembatan slab beton bertulang. Konstruksi baja membuat jembatan ini bisa tahan lama. Menelan biaya sebesar Rp 9,4 miliar dengan sumber anggaran berasal dari APBD Kabupaten Kapuas,” jelas Baihaqi.
Ditambahkan politisi PKB ini lagi, terbangunnya jembatan ini tidak lepas dari dukungan unsur Tripitika Kapuas Timur, Tujuh Kepala Desa, tokoh masyarakat maupun instansi terkait lainnya, dalam hal ini Dinas PUPRPKP Kabupaten Kapuas. Jembatan ini memotong jalur biar lebih cepat dan aman serta nyaman dalam menunjang aktifitas dan perekonomian masyarakat,
” Yang menjadi pertanyaan kita adalah bagaimana nanti jembatan lama disebelahnya, karena sudah mengkhawatirkan, bila dibongkar asset barang yang masih dapat digunakan pengelolaannya selanjutnya,” tanya Baihaqi.
Camat Kapuas Timur H Sarifudin, S Keps, Ners, MM., sebagai tripika Kecamatan Kapuas Timur dengan adanya Jembatan yang ada di Desa Anjir Pasar adalah sebagai asset milik bersama dan menambah jembatan layak yang dapat dilewati roda 4, selain dari Jembatan di KM 9. Wajib kita pelihara dan jaga. Memudahkan banyak masyarakat dalam segala aktifitasnya, terbantu dengan adanya Jembatan ini, tentu saja kita berterima kasih pada semua yang telah mendukung terbangunnya Jembatan ini, ungkap H Sarifudin.
Kepala Desa Anjir Serapat Tengah Syaifullah ditemui diruang kerjanya Kantor Desa Anjir Serapat Tengah Kamis (6/6) adanya Jembatan ini masyakat desanya sangat terbantu. Walau ada jembatan sebelumya, tapi adanya Jembatan ini lebih memudahkan lagi karena bisa dilalui roda 4, dan untuk roda dua lebih aman dari Jembatan lama,
“Terima kasih sebagai perwakilan masyarakat Anjir Serapat Tengah atas telah diresmikannya jembatan baru Pasar Senin ini. Tanpa memutar untuk roda 4, tanpa kekawatiran untuk roda dua, serta hal darurat bisa lebih mudah berkat adanya Jembatan Baru ini,” ucap Syaifullah. (wan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya