NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Data sementara yang didapat dari Kantor Kementerian Haji dan Umroh yang berada dijalan Pemuda KM 4,5 Kuala Kapuas, menurut data sementara ada 221 calon jemaah haji. Kesemuanya tersebar di 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kapuas. Untuk mengontrol kesiapan kesehatan jemaah yang akan melaksanakan ibadah haji, dilaksanakan pemeriksaan kesehatan. Ada sekitar 50 lebih calon jemaah haji periksa kesehatan di UPT Puskesmas Melati Jalan Melati Kuala Kapuas.
Kepala Dinas Kesehatan dr. Agus Waluyo MM melalui Kepala Puskesmas Melati Fansha Tio Anugerah, M.Kep., MM. Mengatakan karena pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam persiapan calon jamaah haji sebelum menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. Maka melalui pemeriksaan yang dilaksanakan di UPT Puskesmas kita, seperti juga dengan Puskesmas lainnya, berdasarkan asal dari calon jemaah, kondisi kesehatan calon jamaah dapat diketahui lebih awal. Sehingga kebutuhan pelayanan, edukasi, maupun tindak lanjut kesehatan dapat dipersiapkan dengan baik. Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Melati setiap Hari Rabu dan Kamis,
“Tujuannya untuk memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing calon jamaah. Pemeriksaan dan penilaian kesehatan menjadi bagian dari upaya memastikan calon jamaah memiliki kesiapan kesehatan yang memadai untuk mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji. Selain pemeriksaan kesehatan, calon jamaah juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kondisi tubuh, menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi obat secara teratur bagi yang memiliki terapi rutin, serta mempersiapkan diri menghadapi perubahan lingkungan dan aktivitas fisik selama berada di Tanah Suci,” terang Fansha Tio Anugerah.
Selanjutnya Kepala Puskesmas Melati menambahkan lagi, kesiapan kesehatan menjadi salah satu faktor penting. Mengingat pelaksanaan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima. Calon jamaah akan menghadapi perjalanan panjang, perubahan cuaca, kepadatan aktivitas, serta berbagai rangkaian ibadah yang membutuhkan stamina. Melalui pemeriksaan sejak dini, kondisi kesehatan calon jamaah dapat dipantau dan apabila ditemukan permasalahan kesehatan, dapat dilakukan tindak lanjut sesuai kebutuhan.
“Puskesmas terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan bagi calon jamaah haji sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan dan pendampingan kesehatan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan ibadah. Pemeriksaan kesehatan bukan sekadar memastikan kondisi fisik, tetapi menjadi langkah penting untuk mempersiapkan calon jamaah agar dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, sehat, dan optimal,” terang Fansha Tio Anugerah.
Tio juga menambahkan pelayanan haji di Puskesmas berfokus pada skrining, pemeriksaan kesehatan awal, serta penetapan status istithaah (kemampuan fisik dan mental) bagi calon jemaah haji menjelang tahun keberangkatan. Jika diperlukan pemeriksaan lanjutan seperti rontgen atau laboratorium khusus yang tidak tersedia di Puskesmas, jemaah akan diberikan surat pengantar/rujukan ke RSUD atau klinik yang ditunjuk, pungkasnya. (wan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya