Senin , 25 Mei 2026

Panen Jagung Hibrida Upaya Pemkab Pulang Pisau Tekan Inflasi di Daerah

 

NUSAKALIMANTAN.COM, Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau melalui Dinas Pertanian (Distan), melaksanakan panen jagung hibrida, Selasa (9/9/2025) di lingkungan Distan daerah setempat.

Kegiatan panen salah satu upaya mendukung penekanan lajunya inflasi di daerah ini, diikuti langsung Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i didampingi Wakil Bupati (Wabup) Ahmad Jayadikarta.

Turut hadir Ketua DPRD Pulang Pisau Tandean Indra Bela, Waket II DPRD Arif Rahman Hakim, Sekda Pulang Pisau Tony Harisinta berserta unsur Forkopimda lainnya, juga asisten dan Kadistan Pulang Pisau Godfridson.

Kepada awak media, Bupati Ahmad Rifa’i berharap melalui momen panen ini dapat memotivasi masyarakat untuk bisa menanam jagung di lahan-lahan dan pekarangan rumah warga yang masih belum dimanfaatkan.

“Jagung hibrida ini bisa ditanam di pekarangan dan lahan warga yang masih belum manfaatkan. Ke depan, mudah-mudahan ekonomi masyarakat bisa bangkit dan inflasi d daerah kita bisa ditekan,” ujar Bupati Rifa’i singkat.

Terpisah, Kadis Pertanian Pulang Pisau Godfridson melalui Kabid Tanaman Pangan Jeddyson, SP, MM menyebut, kegiatan panen jagung hibrida ini merupakan bagian dari demplot atau percontohan untuk mengedukasi masyarakat untuk bisa memanfaatkan pekarangan dengan menanam jagung hibrida.

“Karena usaha jagung hibrida ini cukup menjanjikan, karena harga pasarnya cukup tinggi di angka Rp 7 ribu per kilo. Misal saya bisa menanam dilahan dengan luasan 1 hektare saja bisa menghasilkan 5-8 ton, kan lumayan keuntungannya dengan modal awal diangka Rp 15 juta,” katanya.

Ia menyebut, tanaman jagung hibrida ini idealnya ditanam di daratan tinggi, karena tidak boleh di dataran rendah. Sebab, kalau ditanam di dataran rendah tidak akan bertumbuhkembang.

“Harus tanaman di dataran tinggi, kalau di dataran rendah akan mati. Nah, untuk bibit jagung hibrida ini banyak saja dijual di toko-toko pertanian,” ujar Jeddyson.

Ditambahkan, hasil dari tanaman jagung hibrida bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak, emping, marning, tepung.

“Jadi, banyak kegunaan dari jagung hibrida ini. Kami dari Distan Pulang Pisau akan mensupport masyarakat untuk membudidayakan tanaman jagung hibrida ini, untuk pemasarannya pun tidak susah, sudah ada link pembelinya. Semoga adanya panen  percontohan dari Distan Pulang Pisau ini, ke depan masyarakat bisa mengembangan tanaman jagung hibrida yang saat ini tujuannya untuk menekan inflasi di daerah,” tutur Jeddyson. (Abdmanan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *