Selasa , 30 Juni 2026

Bupati Kapuas HM Wiyatno Realisasi Program Pembangunan Satu Desa Satu Milyar di Kapuas Timur

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Bupati Kapuas HM Wiyatno dan wakil Bupati Dodo, dengan langkah Program pembangunan satu desa satu miliar untuk tahun 2026, telah melakukan pembangunan jalan semenisasi di wilayah Kecamatan Kapuas Timur. Pekerjaan yang telah mulai terlaksana Bulan Mei 2026 di dua desa, yaitu Desa Anjir Serapat Baru dan Desa Anjir Mambulau Timur.

Program ini akan terus berlanjut pada Tahun 2027 dan tahun-tahun berikutnya Harapannya, ke depan masyarakat yang sedang sakit, ibu yang akan melahirkan, pelajar, pedagang, petani, pekebun, Penanganan Kebakaran, maupun masyarakat yang menghadiri acara pernikahan tidak lagi mengalami kesulitan akses. Jika sebelumnya harus menggunakan gerobak, tossa, atau kelotok, maka mulai Tahun 2027 diharapkan mobil maupun ambulans roda empat sudah dapat melintas dengan mudah,

Camat Kapuas Timur Eko Dharma Putra menjelaskan melalui WhatsApp program yang dilakukan bermula dari Jembatan Tamban Catur, yaitu Jembatan besi yang berada di KM 9 Desa Anjir Anjir Serapat Barat, atau yang berada di tepi sungai seberang Kanan, arah dari Kota Kuala Kapuas, mulai dari KM 9 Desa Anjir Serapat Barat seberang, terus KM 6 Desa Anjir Mambulau Timur, lalu KM 4 Desa Anjir Mambulau Tengah, kemudian KM 2 Desa Anjir Mambulau Barat hingga KM 1 Jembatan Bataguh telah mulai terlaksana pembangunannya,

‘Begitu juga yang berada di sisi seberang atau kiri sungai dari arah Kapuas, mulai dari Jembatan Tamban Catur atau Jembatan Besi KM 9 Desa Anjir Serapat Barat, lalu menuju KM 12 Desa Anjir Serapat Tengah hingga ke KM 14 Desa Anjir Serapat Timur,” terang Eko Dharma Putra.

Kemudian Mantan Camat Basarang ini berharap
semoga pembangunan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,
dan meningkatkan akses transportasi juga pelayanan di wilayah Kecamatan Kapuas Timur. Kita selaku pimpinan Kecamatan Kapuas Timur, mengucapkan terimakasih atas nama seluruh warga anjir yang biasa disebut BBa atau Bubuhan Anjir sebutan untuk warga Kapuas Timur, pungkas Eko Dharma Putra (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *