Senin , 27 Juli 2026

Haul Al Habib Muhammad Alkaff ke 14 dengan Tauziah Al Habib Hamdi Bin Husein Al Hamid dari Banjarbaru

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Habib Muhammad Bin Ali Al -Kaff bermakam di Desa Budi Mufakat Kecamatan Bataguh dan rangkaian acara haulnya telah memasuki yang ke 14.. Setiap tahun kegiatan haul untuk Habib Muhammad Bin Ali Alkaff dilaksanakan. Untuk perayaan tahun ini pada hari Minggu (26/7) pukul 08.30 WIB.

Turut hadir dalam Halul Akbar ini, para Habib yang berasal dari Kapuas, Banjarmasin Pulang Pisau dan sekitarnya. Plt Camat Bataguh diwakili oleh Rahmat M Noor, Kepala Desa Budi Mufakat Hendy Moerdiono berserta perangkat desa. Dan para jemaah baik lelaki maupun perempuan yang diantar jemput dengan menggunakan beberapakali klotok atau kendaraan air.

Hendy Moerdiono selalu kepala desa dengan adanya kegiatan tahunan secara rutin ini, merasa bersyukur, karena desa yang dipimpinnya menjadi ramai mendapat kunjungan jemaah baik dari dalam maupun luar Kabupaten Kapuas. Dalam kegiatan ini terjalin silaturrahmi dan kedepan tentu desa menjadi lebih dikenal masyarakat secara luas. Tahun ini semakin banyak jemaah yang berbondong bondong datang ke lokasi Acara Pelaksanaan Haul, terang Hendy Moerdiono

Sambutan selaku tuan rumah anak dari Muhammad Ali Alkaff menyampaiakan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh jemaah yang telah berkenan hadir, mohon maaf bila ada kesalahan dan kekurangan dan semoga dari kekurangan kita akan belajar menjadi lebih baik lagi, ungkapnya.

Al Habib Hamdi bin Husein Al Hamid yang berasal dari Banjarbaru Kalimantan Selatan dalam memulai Tauziahnya mengatakan acara haul ini adalah momen kita untuk mengingatkan kematian. Dan adanya peringatan ini menjadi kita ingat akan mati. Kuburan itu adalah rumah pertama sebelum menuju alam akhirat. Maka perbanyak bekal sebelum menuju ke alam khubur tersebut. Makanya saat di bacakan talqin adalah pengingat kita semua bahwa kematian itu pasti. Dan bertemu nukar nangkir adalah wujud pertanggung jawaban atas perbuatan kita,

“Kebaikan seseorang semasa hidupnya, maka akan terus diingat dan akan dicintai. Seperti kita semua menghadiri haul dari Habib Muhammad Alkaff ini. Istilah sukses menurut orang awam adalah keberhasilan dunia seperti kaya, terkenal, punya kekuasaan dan lainnya. Tapi yang sebenarnya adalah orang yang telah mempersiapkan apa yang menjadi bekal terbaik untuk akhiratnya. Makanya dunia ini adalah tempat beramal bukan untuk hal lainnya yang kurang baik yang tidak harus dilakukan. Akhirat adalah tempat menerima upah dari segala yang kita perbuat,” beber Al Habib Hamdi.

Al Habib Hamdi bin Husein Al Hamid mengajak melalui tauziah maka beramalah dengan berharap akan mendapatkan bekal nanti dikhirat. Tapi adapula ibadah sifatnya yaitu jika kita bekerja dan memenuhi apa yang menjadi kebutuhan selama hidup didunia. Ada masanya nanti ummat ku, kata Rasulullah SAW lebih cinta kepada makhluk, tapi lupa cinta pada Allah SWT. Dan Allah memanggil manusia itu hanya 5 kali dalam sehari semalam. Kecintaan manusia pada kehidupan dan lupa pada kematian. Maka dari itu beruntunglah yang bisa mengingat mati dan menyiapkan bekal untuk kemtiannya,” terang Al Habib Hamdi (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *