NUSAKALIMANTAN.COM, Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau menegaskan komitmennya dalam memberikan standar pelayanan minimal (SPM) kepada masyarakat, salah satunya percepatan penurunan stunting melalui optimalisasi Dana Alokasi Khusus Spesifik Grant DAK bidang kesehatan tahun 2025.
Komitmen itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Strategis dan Lokakarya Tindak Lanjut Hasil Pemantauan, Pengawasan, dan Evaluasi Pencegahan Stunting yang digelar di [Nama Tempat], Senin (10/8/2026).
Wakil Bupati Pulang Pisau, H Ahmad Jayadikarta, menyampaikan apresiasi atas pendampingan dari Tenaga Ahli DAU-SG. Ia menekankan pentingnya penggunaan anggaran yang efisien dan sesuai arahan pusat.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Mudah-mudahan ke depan kita menyesuaikan dengan apa yang menjadi petunjuk dari Ibu Ratih Hafsari karena memang ini sangat baik bagi kita supaya terarah. Penekanannya bagi saya, Dinkes yang benar-benar menata penggunaan anggaran tersebut karena memang ini sangat bermanfaat bagi kita terutama dalam upaya mengurangi angka stunting di Kabupaten Pulang Pisau,” tegas Wabup.
Senada dengan itu, Tenaga Ahli DAU-SG Sektor Kesehatan Wilayah II, Ratih Hafsari Purwindah, menyoroti 4 indikator prioritas yang harus dikejar Pemkab Pulang Pisau.
“Ada empat indikator dari SG yang perlu ditingkatkan di Kabupaten Pulang Pisau, yaitu terkait persalinan di faskes, imunisasi dasar lengkap, pemenuhan gizi normal sebagai upaya mencegah stunting, kemudian pemenuhan layanan kesehatan dasar,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mendorong agar penyusunan program ke depan dilakukan tepat sasaran. “Karena anggaran ini sudah mulai ada efisiensi, sehingga harus tepat kepada penyelesaian masalah-masalah layanan kesehatan dasar di Kabupaten Pulang Pisau. Jadi biar anggaran yang ada itu tepat sasaran, efisien dan efektif,” tambahnya.
Sementara, Kadinkes Pulang Pisau dr Ellyana mengatakan kesiapannya dalam menjalankan program yang sesuai dengan kebutuhan dan indikator untuk meningkatkan SPM di daerah.
“Intinya melalui rakor ini, Pemkab Pulang Pisau bersama seluruh OPD terkait berkomitmen memperkuat sinergi dan tata kelola DAK agar berdampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya penurunan stunting,” ujarnya. (Abdmanan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya