Kamis , 5 November 2026

Pencapaian Imunisasi Kejar dan Tersedianya Fasilitas Persalinan Gratis di Puskesmas Melati

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Adanya
Kenaikan secara signifikan pada capaian Imunisasi Kejar di Indonesia tercermin dari keberhasilan pemulihan cakupan imunisasi nasional serta pelaksanaan program intervensi yang melampaui target di berbagai daerah. Cakupan imunisasi dasar di Indonesia mengalami tren kenaikan positif setelah sempat terdampak penurunan drastis pasca pandemi.

Faktor utama yang mendorong lonjakan keberhasilan ini meliputi penyelenggaraan Bulan Imunisasi Kejar Nasional. Program intensif yang diperpanjang dari gerakan mingguan menjadi satu bulan penuh dari tanggal 1–31 Oktober 2026. Terbukti efektif menyisir anak-anak zero dose atau belum pernah divaksin, maupun jadwal vaksinasinya tertunda.

Kolaborasi Lintas Sektor dan Pendekatan Budaya, Penguatan strategi melalui edukasi door-to-door serta pelibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat terbukti menaikkan penerimaan orang tua terhadap imunisasi secara drastis di wilayah multikultural.

Kepala Dinas Kesehatan dr Agus Waluyo, MM., melalui Kepala Puskesmas Melati Fansha Tio Anugerah, M.Kep., MM., mengatakan terkait Imunasi Kejar yang di laksanakan pada Bulan Oktober 2026, Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di awal pencapaian sekitar 23,5 persen yang tercatat di Aplikasi Asik Kemenkes berkisar diangka 46,8 persen. Sedangkan real pencapaian manual 70,3 persen. Kenapa terlihat hasilnya tidak sama, penyebabnya adalah masih terkendala dengan aplikasi Asik,

” Karena masih susah penginputan data, seperti kendala tidak bisa terbaca dan juga tidak rela time. Namun upaya yang sudah dilakukan ini telah mencapai angka signifikan. Dengan berbagai upaya yang telah nakes dan tenaga kesehatan lainnya lakukan. Seperti sweeping, penguatan Posyandu, kunjungan oleh kader dan lainnya,” terang Fansha Tio Anugerah saat ditemui di ruang kerjanya Puskesmas Melati Jalan Melati Kuala Kapuas, Rabu (4/11) pukul 09.30 WIB.

Selain menyebutkan evaluasi IDL dalam Bulan Oktober dengan Imunisasi Kejar, Tio juga mempromosikan fasilitas di UPT Puskesmas Melati yang dipimpinnya, bagi ibu hamil yang akan menjalani persalinan, ada layanan gratis tersedia yang melayani persalinan 24 jam. Untuk mendapatkan pelayanan ini, ibu hamil membawa KTP serta kartu BPJS atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang telah ditandatangani oleh Kepala Desa dan Camat,

“Jika diperlukan penanganan lebih lanjut, pasien dapat dirujuk ke RSUD untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif. Prosedur rujukan ini dilakukan oleh puskesmas, dan pasien harus membawa surat rujukan beserta dokumen yang diperlukan, seperti KTP dan BPJS atau SKTM yang sah. Ini untuk membantu masyarakat terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu,” pungkas Fansha Tio Anugerah (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *