Kamis , 5 November 2026

Asap Karhutla Kembali Mengepung Kota Pulang Pisau

NUSAKALIMANTAN.COM, Pulang Pisau – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali menyelimuti Kota Pulang Pisau, Kabupaten Pulang Pisau,  Kalimantan Tengah, pada hari ini 5 November 2026.

Langit yang sempat cerah beberapa hari belakangan ini kini kembali tertutup kabut asap yang tebal.

Kondisi ini terasa sangat kontras dengan beberapa hari sebelumnya, di mana udara sempat bersih dan segar setelah wilayah ini diguyur hujan cukup lebat. Warga pun sempat merasa lega karena gangguan asap yang berlangsung berbulan-bulan itu akhirnya berkurang secara signifikan.

Namun, dalam beberapa hari terakhir cuaca kembali terasa panas dan kering. Suhu udara yang meningkat membuat titik api yang sebenarnya belum sepenuhnya padam di kawasan hutan Kabupaten Pulang Pisau perlahan kembali menyala dan meluas.

Asap yang membubung dari lokasi kebakaran kemudian terbawa arus angin dan kini kembali menyelimuti kawasan permukiman hingga ke pusat kota. Aktivitas warga pun kembali terganggu, mulai dari pernapasan yang tidak nyaman hingga pandangan yang menjadi terbatas.

Warga berharap pemerintah dapat terus memperketat pengawasan dan memperbanyak upaya pemadaman di lokasi-lokasi rawan.

Mereka juga berharap hujan segera turun kembali guna meredam kebakaran hutan dan lahan agar tidak terus berulang di musim kemarau ini.

“Kalau ada titik api semoga cepat penanganannya, dan semoga hujan lebat segera turun,” ujar salah seorang warga Pulang Pisau yang enggan nama disebut.

Dikonfirmasi, Plt Kalaksa BPBD Pulang Pisau Osa Maliki menyebut bahwa munculnya kabut asap ini akibat kiriman dari perbatasan Desa Mantaren dan Kelurahan Kalawa.

“Kabut asap yang terjadi saat ini berasal dari wilayah perbatasan Mantaren dan Kalawa, kemudian terbawa pergerakan angin menuju ke Kota Pulang Pisau. Satgas darat terus berupaya semaksimal mungkin untuk memadamkan titik api yang ada di lapangan.” ujarnya kepada awak media ini, Kamis (5/11/2026). (nk-1/abdmanan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *