Senin , 25 Mei 2026
Anggota Dewan Prihatin
Anggota DPRD Pulang Pisau Fraksi PKB Damek

Anggota Dewan Prihatin Tarif Fery di Ruas Banjir Penda Barania Dinilai Terlalu Mahal

NUSAKALIMANTAN.COM, Pulang Pisau – Anggota DPRD Daerah Pemilihan Pulang Pisau I Damek mengaku prihatin tarif yang dipasang bagi pengendara roda dua yang melintas di ruas banjir Desa Penda Barania dipatok sebesar Rp.70 ribu per sepeda motor. Menurutnya tarif itu terlalu mahal.

“Harusnya separuh dari nilai itu, misalnya Rp.35 ribu itu sudah cukup, saya berharap ada pengertian dari warga pemilik fery atas kesusahaan warga yang melintasi jalan tersebut. Toh mereka kebanyakan adalah warga Kecamatan Banama Tingang dan Kahayan Tengah,” kata Damek saat dibincangi media ini, Kamis (11/11/2021).

Damek juga mengaku prihatin dengan kondisi banjir yang terjadi di Kecamatan Kahayan Tengah dan Banama Tingang. “Saya prihatin dengan kondisi banjir di dua kecamatan ini, dan saya mengalami sendiri karena saya tinggal di Desa Hanua, Kecamatan Banama Tingang, air sudah setinggi lulut dari atas permukaan tanah,” ungkap Damek.

Di Kecamatan Banama Tingang, lanjut legislator PKB ini, setidaknya ada 6 desa yang terdampak banjir, antara lain Desa Bawan, Desa Pahawan, Desa Ramang, Desa Hanua, Desa Hurung dan Desa Tambak.

Menurut Damek kondisi ini selalu terjadi setiap tahun, bahkan terkadang dua kali dalam setahun. “Kita tak tahu bagaimana solusinya, untuk melakukan evakuasi juga tidak mungkin karena desa-desa itu sudah ditinggali lama oleh penduduk,” tutup Damek. (nk-1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *