Senin , 24 Juni 2024
Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran saat membuka Karnaval Budaya FBIM Tahun 2024

Gubernur Kalteng : FBIM Wahana Promosikan Keunggulan Daerah

NUSAKALIMANTAN.COM, Palangka Raya – Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran secara resmi buka Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Festival Kuliner Nusantara Tahun 2024, di Halaman Gor Indoor Serbaguna, Jalan Tjilik Riwut Palangka Raya, Sabtu (18/5/2024).

Dalam sambutannya Gubernur H. Sugianto Sabran mengatakan bahwa Festival Budaya Isen Mulang (FBIM), merupakan festival budaya terbesar di Kalimantan Tengah terus melakukan perubahan, berinovasi serta kreatif, bukan hanya sebagai seremonial, tetapi FBIM akan menjadi kekuatan pariwisata daerah, yang akan menjadi pengungkit perekonomian, mendorong UMKM naik kelas.

“Pembukaan FBIM malam ini, jangan dimaknai sebagai suatu rangkaian seremonial belaka, tapi kita maknai sebagai kebangkitan sektor pariwisata dan budaya, serta kebangkitan ekonomi Kalimantan Tengah” ucapnya.

Lebih lanjut Gubernur dua periode itu menyebut, kekayaaan khasanah budaya Kalimantan Tengah, tak akan lekang dan tergerus oleh pergeseran zaman, bila terus digali, dipertahankan dan dilestarikan, salah satunya melalui ajang Festival Budaya Isen Mulang, yang berpijak dari kekuatan kearifan lokal yang membumi.

“Bila kita tidak mampu mempertahankan budaya dan kearifan lokal, suatu saat kelak anak cucu kita hanya pernah mendengar cerita, hanya pernah membaca dari literatur-literatur, bahwa betapa kayanya Kalimantan Tengah akan khasanah budaya yang luar biasa” tambahnya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melestarikan budaya, salah satunya melalui event-event kebudayaan yang mendunia, agar seni dan budaya yang ada tetap lestari dan tetap menjadi perekat keberagaman dan kebinekaan.

“Kita lihat negara Jepang yang begitu maju dan berkembang, mengusai teknologi, namun akar budayanya tidak tercabut dari jati diri bangsanya. Seni dan budaya adalah universal, yang dapat menyatukan keberagaman, untuk itu mari kita bersama-sama mempertahankan, melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya yang luhur ini, untuk kemajuan Indonesia yang kita cintai bersama” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov Kalteng Adiah Chandra Sari menyampaikan dalam laporannya, kegiatan FBIM ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kalteng ke-67 dan sebagai upaya melestarikan nilai-nilai tradisi seni dan budaya Kalteng.

“Kegiatan ini menjadi sarana yang baik untuk memperkenalkan potensi dan keunggulan pariwisata yang ada di Kalimantan Tengah dan juga mampu menggugah dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melestarikan nilai-nilai seni, tradisi dan budaya yang ada di Kalimantan Tengah,” ucapnya.

Sebagai informasi, FBIM merupakan ajang festival budaya yang sudah masuk dalam kalender nasional karisma event Nusantara, yang dilaksanakan setiap tahun.

Di tahun 2024 ini, FBIM dilaksanakan merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke 67 Provinsi Kalimantan Tengah. Beragam pertunjukan dan pagelaran serta lomba seni dan budaya, digelar mulai tanggal 18 Mei sampai dengan 24 Mei 2024, di Palangka Raya, Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah.

Beragam pertunjukan, pegelaran dan lomba yang dilaksanakan diantaranya ; festival kuliner, karnaval budaya, lomba lagu daerah, sepak sawut, tari pesisir dan pedalaman, habayang, panginan sukup simpan, lawang sakepeng, mangenta, besei kambe,perahu hias, karungut, malamang, balogo, jukung tradisional, pemilihan jagau dan nyai pariwista, manyipet, maneweng, manetek dan manyila kayu, serta mangaruhi.

Keesokan harinya, Minggu (19/5/2024) bertempat di ikon Kota Palangka Raya Bundaran Besar, kembali Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran didampingi Ketua TP. PKK Ivo Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo melepas peserta Karnaval Budaya FBIM tahun 2024.

Karnaval budaya tersebut merupakan rangkaian kegiatan FBIM tahun 2024. Karnaval diikuti ratusan peserta/ kelompok dari kabupaten dan kota, perangkat daerah, instansi vertikal, paguyuban, organisasi kemasyarakatan, lembaga-lembaga adat, dan kelompok masyarakat umum.

Puluhan ribu masyarakat tumpah ruah menyaksikan karnaval yang dipusatkan di jantung Kota Palangka Raya tersebut. Setiap peserta karnaval menampilkan corak mobil hias yang menarik, pagelaran seni, keragaman busana dan budaya. Karnaval tersebut juga memvisualisasikan kemajuan pembangunan yang telah dicapai yang dikemas dalam suguhan pertunjukan seni dan budaya.

Saat melepas peserta karnaval, Gubernur Kalimantan Tengah berharap karnaval budaya mampu menjadi wahana promosi Kalimantan Tengah dalam segala sektor, sehingga Kalimantan Tengah makin dikenal di kancah nasional maupun internasional.

“Karnaval budaya, bukan hanya bentuk sebuah keramaian pertunjukan, tapi melalui karnaval ini kita mampu menunjukkan inilah Kalimantan Tengah, yang kaya akan budaya, kaya sumber daya alam yang melimpah. Kita berharap melalui promosi wisata ini mampu menjadi magnet bagi investor luar, untuk berkontribusi menanamkan investasinya di Kalimantan Tengah” ucap Sugianto singkat. (MMC/nk-1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *