Senin , 25 Mei 2026

Wisman Mengunjungi Museum Mini Kelurahan Pulau Kupang Tertarik Sapta Pesonanya

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Adanya Museum Mini dalam Kantor Kelurahan Pulau Kupang Kecamatan Bataguh, memiliki daya tarik tersendiri. Memiliki unsur Sapta Pesona yang menjadi destinasi wisata. Melengkapi keberadaan Kelurahan yang merupakan tempat situs budaya Kerajaan Nyai Undang. Faktor itulah yang membuat wisatawan mancanegara ( Wisman ) dari Negeri Paman Sam ( Amerika Serikat ) mengunjungi Kelurahan ini pada Jumat (22/5). 

Kedatangan dari tamu yang merupakan sebuah kehormatan bagi Kelurahan satu satunya di Kecamatan Bataguh ini disambut dengan kegiatan sebagaimana penyambutan untuk  mempromosikan Kelurahan Pulau Kupang layak untuk didatangi dan diharap akan berkesan dan selalu terkenang. Turut hadir dalam penyambutan Plt Camat Bataguh Dino Aries Fahrizal yang memberikan apresiasi pada Lurah Pulau Kupang beserta perangkat kelurahan dan masyarakat Pulau Kupang yang telah berhasil menjadikan wilayahnya menarik pihak tamu untuk datang berkunjung menikmati, mempelajari, mengamati, lalu bercerita pada warganya di daerah asal, sebut Dino Aries Fahrizal. 

Lurah Pulau Kupang Erliansyah ditemui pada Sabtu (23/5) di Kantor Kelurahan Pulau Kupang Jalan Pematang Sawang, mengatakan museum mini ini adalah destinasi wisata budaya baru yang memamerkan artefak peninggalan bersejarah dari Situs Nyai Undang. Museum ini saya prakarsai dan didirikan untuk memperkenalkan Kerajaan Pematang Sawang dan budaya Dayak kepada masyarakat dan wisatawan. Museum Mini ini menyimpan Koleksi Bersejarah berupa  barang-barang peninggalan purba dari situs legendaris Nyai Undang, 

“Sesuai harapan dan rencana kita semula adalah untuk  menjadi sarana pembelajaran sejarah bagi pelajar, mulai dari tingkat dasar hingga menengah mahasiswa dan masyarakat. Syukurlah sekarang juga untuk para wisatawan. Kita juga memperkenalkan destinasi wisata yang merupakan  potensi alam, seperti hewan primata bekantan dan keramahan penduduk setempat,” terang Erliansyah.

Adanya Kunjungan Wisatawan lanjut Erliansyah menjadi harapan kita juga. Jumat kemarin  telah dikunjungi oleh wisatawan mancanegara (Amerika Serikat) yang menyambut baik pertunjukan budaya dan koleksi museum.  Harapan kita Museum Mini ini dapat dijadikan salah satu ikon baru dalam upaya pelestarian budaya lokal di wilayah Kapuas, 

“Para Wisman sangat terkesan dapat merasakan sensasi menjadi orang Dayak karena bisa mengenakan pakaian dan berfoto. Menambah lagi kenangan yang merupakan unsur Sapta pesona yang dapat kita suguhkan. Semoga segala hal yang menjadikan wilayah kita menarik indah dan nyaman serta lainnya dapat diwujudkan. Tentu saja peran dari pemerintah kabupaten serta pihak terkait lainnya dapat memberikan perhatian,” harap Erliansyah. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *