NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Rangkaian kegiatan meriah di Latar Mesjid Al Mubarak Kelurahan Pulau Kupang Kecamatan Bataguh. Mulai dari Parade Habsy, Lomba Fashion show dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) oleh Puskesmas Pulau Kupang dibantu mahasiswa KKN Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari (Uniska -MAAB) Banjarmasin, Kamis (23/7) setelah pawai peserta.
Rangkaian kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Kapuas HM Wiyatno yang diwakili oleh Staff Akhli Bupati Bidang KSDM yang juga Plt Kadis Parbudpudpora Kapuas Budi Kurniawan, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kapuas H. Achmad Farichin yang didampingi Kepala KUA Bataguh Nasrullah, Plt Camat Bataguh Dino Aries Fahrizal dan para staff Kantor Kecamatan, Lurah Pulau Kupang Erliansyah dan Perangkat Kelurahan, Damang Bataguh Darmandi, Kasubsektor Pulau Kupang Rayu, tokoh masyarakat dan Agama, H Gufriansyah dan H Syahlian Noor, Ketua LKMK Sugian Noor dan ketua RT se Kelurahan Pulau Kupang, Ketua Ekraf Helfrid Noah, Kepala Puskesmas Pulau Kupang Hj Yoestina dan tenaga kesehatan lainnya dan lainnya.
Staff Akhli Budi Kurniawan sebelum menyampaikan membacakan sambutan meminta maaf ketidak hadiran Bupati Kapuas HM Wiyatno karena dalam pemulihan kesehatannya, di salah satu Rumah Sakit di Jakarta, Bupati Kapuas Wiyatno berpesan tetap semangat dalam berlomba dan terus jaga silaturahmi. Terlebih ini adalah syiar Islam yang dipersembahkan
Lurah Erliansyah. Lurah ini adalah orang yang kreatif dan penuh inovasi dengan mengangkat situs Nyai Undang yang merupakan pelestarian budaya. Bupati menyambut baik apa yang telah dilaksanakan oleh pemerintah Kelurahan dan kecamatan karena wujud dari visi dan misi dimana pembangunan iman juga perlu seperti dalam kegiatan ini. Pemerintah Kabupaten tentu akan memberikan ruang terhadap kegiatan keagamaan ini. Sedang untuk pembangunan infrastruktur, jalan tembus hingga Se’i Jangkit menuju Tamban Luar sebagai akses jalan terus digenjot. Kita bersyukur pembangunan Kantor Lurah sebagai simbol pemerintahan Kelurahan Pulau Kupang juga sudah terwujud,
“Adanya kegiatan ini merupakan wujud keimanan pada Rasulullah SAW dan untuk hasil dari perlombaan kalah menang satu hal yang lumrah dalam sebuah perlombaan tapi tetaplah hikmahnya dijunjung tinggi. Karena banyak makna yang bisa kita petik dari adanya kegiatan ini seperti Silaturrahmi, terlebih adanya mahasiswa yang jumlahnya luar biasa 160 orang. Ini sangat meriah dengan kehadiran mereka. Diselingi kegiatan Fashion show upaya positif untuk membuat kemeriahan di Hari Anak. Semoga kegiatan berjalan lancar,” ungkap Budi Kurniawan.
Plt Camat Bataguh dalam sambutannya mengatakan walau dengan cuaca yang hangat ini, tapi tetap semangat dan tetap luar biasa. Setelah melaksanakan pawai tadi kita sekarang melaksanakan kegiatan Parade Habsyi dan Fashion show anak. Sungguh suatu kegiatan yang luar biasa untuk memajukan wilayah kita dari Lurah kita Erliansyah yang penuh inovasi dan kreasi ini. Semoga dengan kegiatan ini tercipta motivasi untuk lebih maju serta silaturahmi bagi masyarakat kita, ucap Dino Aries Fahrizal.
Ketua Panitia sekaligus juga Lurah Pulau Kupang mengatakan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan parade Habsyi sekaligus juga berbarengan kegiatan KKN dari Mahasiswa Uniska Banjarmasin. Serta dirangkai dengan kegiatan lainnya seperti fashion show busana muslim untuk anak. Tentu saja merupakan perayaan hari anak. Dalam kegiatan ini juga ada dimeriahkan oleh UMKM dan Ekraf serta adanya Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Puskesmas Pulau Kupang.
” Sewaktu bapak staf ahli menjabat Camat di Bataguh banyak kegiatan kreatif yang dilaksanakan di sini. Maka hal tersebut mengilhami kami untuk membuat acara yang sama dan dengan pengembangan menurut kebutuhan serta potensi masyarakat. Dalam hal ini untuk mahasiswa, masyarakat dan lainnya disamping berlomba juga bisa berwisata kuliner dan memeriksa kesehatan secara gratis oleh Puskesmas dan adik adik mahasiswa,”
Rangkaian kegiatan dibuka dengan tabuhan alat musik terbang oleh Staff Akhli Bupati, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kapuas, Plt Camat, tokoh masyarakat dan agama sebagai tanda dimulainya kegiatan lomba. (wan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya