NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Program magang dan PKL siswa di Anjir Kalampan Jaya berpusat di lahan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) yang berlokasi di Desa Anjir Kalampan, Kecamatan Kapuas Barat. Program ini berfokus pada pelatihan budidaya hortikultura untuk siswa sekolah, mahasiswa, dan petani milenial.
Lembaga yang dipimpin oleh Yanir ini melibatkan kolaborasi peserta magang dari siswa SMK 3 Kuala Kapuas dan SMK 2 Mantangai. Kegiatan ini mencakup penerapan teknologi pertanian modern, penanaman hingga proses panen, di mana para peserta bahkan berkolaborasi dengan pihak Polres Kapuas untuk mendukung ketahanan pangan.
Praktek Kerja Lapangan pada tahun ini yang dilaksanakan di Kebun Kelompok Tani Kelampan Jaya, menggabungkan dua sekolah, yaitu SMK 3 Kuala Kapuas dan SMK 2 Mantangai. Yang mana untuk SMK 2 Mantangai jumlah siswa ada 21 orang. Sedang untuk
SMK 3 kapuas ada 6 orang dan jumlah seluruhnya adalah 27 orang siswa. Didampingi oleh masing masing guru pendamping.
Ketua Kelompok Tani Kelampan Jaya Yanir, yang menerima siswa hingga di Kebun tempat praktek yang berada di Desa Anjir Kelampan KM 4 Kecamatan Kapuas Barat, pada Rabu (15/7) menyebutkan kalau kegiatan PKL kali ini adalah untuk ke lima kalinya kebun kelompok Tani Kalampan Jaya dijadikan tempat praktek atau PKL ini. Kebun ini juga pernah digunakan mahasiswa dari UPR bahkan dari luar negeri yang melakukan kunjungan dan praktek,
‘Untuk menambah pengetahuan selain teori siswa pada sekolah kejuruan diberikan Praktek Kerja Lapangan ( PKL ) yang mana hal tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa, menambah wawasan dan pengetahuan di dunia kerja, serta melatih kerjasama dan keterampilan yang relevan dengan jurusan mereka,” terang Yanir
Yanir juga menambahkan selama praktek kita berusaha melakukan pendampingan bersama guru pendamping dan tentu saja ikut melakukan pengawasan. Kita juga bersama membantu para siswa dalam menjalankan pengenalan langsung terhadap hal yang berhubungan dengan berkebun. Berkebun dan menanam ini tidak tergantikan oleh aplikasi dan kecanggihan lainnya, makanya ini akan terus menjadi pendidikan dan praktek yang terus berlanjut, pungkas Yanir (wan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya