NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan khaul ke 14 orang tua dari H Guffriansyah, tokoh masyarakat Kelurahan Pulau Kupang Kecamatan Bataguh, dihadiri Bupati Kapuas HM Wiyatno Daan rombongan, dengan penceramah Ustadz Solmed. Acara dilaksanakan di Kediaman H Gufriansyah RT 27 Kelurahan Pulau Kupang pada Kamis (10/9) pagi, setelah Bupati beserta rombongan meresmikan Kantor Lurah Pulau Kupang.
Dalam acara ini selain Bupati hadir pula, Sekda Kapuas Usis I Sangkai, Kepala PUPR Hargatin, Dandim 1011 KLK yang diwakili Danramil dan anggota, dari Polres Kapuas dan Subsektor Pulau Kupang, Camat Bataguh Dino Aries Fahrizal dan istri serta Pegawai di Kantor camat Bataguh, Damang Bataguh Darmandi dan Sekdam Untung, Lurah Pulau Kupang Erliansyah, Perwakilan KUA dan tokoh masyarakat lainnya.
Bupati Kapuas HM Wiyatno menyampaikan sambutan sebelum tauziah dari Ustad Solmed mengatakan pada seluruh masyarakat yang hadir, bersama memanjatkan doa agar hujan segera turun. Terutama untuk wilayah kita Kabupaten Kapuas. Karena dibeberapa wilayah lain sudah terjadi. Diharapkan supaya dapat membantu serta mengatasi adanya kabut asap, yang merupakan dampak dari adanya Karhutla,
“Kita bersama memohon pada Allah SWT dalam doa kita dan semoga dikabulkan. Karhutla ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh masyarakat. Saya himbau pada masyarakat mari jaga lingkungan dan jangan melakukan aktivitas yang memicu terjadinya kebakaran. Selamat datang pada Ustad Solmed danterima kasih pada Haji Guffi yang telah melaksanakan kegiatan dikediamannya hari ini serta seluruh masyarakat yang hadir,” ujar Wiyatno
Ustadz Solmed yang memiliki nama lengkap Sholeh Mahmoed Nasution (atau yang juga tercatat dengan nama lengkap sesuai KTP/KTA yaitu Saleh Mahmud Munawir) menyampaikan ayat suci Al-Quran yang intinya nanti kalau orang sudah sakaratul maut, akan coba melobby malaikat. Apa yang diajukan, minta ditunda matinya.. kaya minta dimatiin listrik aja minta ditunda. Permohonan itu meminta waktu, walau cuma sebentar. Namun bisakah? tentu saja tidak bisa, karena tidak ada yang bisa menghentikan maupun menunda. Kalau waktunya sudah datang tidak akan bisa, begitu juga kalau belum, kematian itu tidak akan datang,
“Mengapa ada permintaan tersebut? Biasa penundaan itu akan berkaitan dengan sedekah, saya jangan diamtikan sekarang, saya akan melakukan sedekah dulu pintanya, Allah memperingatkan ini, supaya semua manusia mempersiapkan kematiannya. Dunia disebut oleh Allah SWT tempat main main makanya kematian itu tidak ada yang tau. Maka nikmat kematian itu adalah misteri, makanya peraturan dalam permainan itu harus dilakukan sebaik baiknya. Almarhum orang tua Haji Guffi yang ingin bersedekah, telah diwujudkan oleh anaknya, Itulah nikmat orang bersedekah, bisa diluluskan oleh keturunan seperti yang dilakukan pak Haji Guffi dengan mengundang pak Bupati bersama rombongan pada hari ini. Itulah nikmatnya Orang yang telah meninggal memiliki anak yang Soleh dan dapat menikmati nilai sedekah dari keturunan yang Soleh,” ungkap Ustadz Solmed.
Ustadz Solmed mengingatkan lagi adanya Abu vulkanik dari anak krakatau, arah anginnya ke samudra Hindia. Tidak ke arah pemukiman pulau Jawa maupun sumatera adalah berkat doa, entah doa siapa, menjadikan musibah akibat abu vulkanik tidak terlalu memberatkan masyarakat Indonesia. Jadi kekuatan doa itu ada yang akhirnya membuat kita terhindar dari bencana. Bisa dibayangkan jika mengarah pada kita,
“Maka marilah kita bersama berdoa, untuk selalu terhindar dari segala musibah dan marabahaya, serta selalu dalam keimanan. Semoga pula segala kabut asap dan musibah kebakaran bisa cepat berlalu, dengan hujan yang akan mengguyur daerah kita, seperti beberapa waktu lalu saat melintas di Pulang Pisau, semoga nanti kita juga menyusul,” ungkap Ustad Solmed (wan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya