NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Dalam rangka meningkatkan mutu program Usaha Kesehatan Masyarakat (UKM) terutama pelayanan di Posyandu, dimana salah satunya yaitu dengan meningkatkan kemampuan dan keterampilan para kader dalam hal mengolah Makanan Tambahan (MT) berbasis Pangan Lokal. Untuk itu dilaksanakan kegiatan Pembekalan Pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan Berbahan Pangan Lokal Tahun 2026.
Acara dilaksanakan pada Rabu (29/4) pukul 08.30 WIB. Di aula Kantor Kelurahan Selat Dalam Jalan Cilik Riwut No.02 Kuala Kapuas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di Posyandu, serta dirangkaikan dengan layanan cek kesehatan gratis bagi peserta dan masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Selat Camat Selat, Syarifullah, SP, MP, Lurah Selat Dalam sekaligus tuan rumah Fajar Sidik, Lurah Selat Utara Muhammad Fikri dan Lurah Selat Hulu M. Imron Roshikin dan Lurah Selat Tengah H Saifuni dan TP PKK Kecamatan maupun tingkat Kelurahan, tenaga kesehatan, serta kader PMT lokal dari masing-masing wilayah. Sinergi lintas sektor dalam wilayah kerja Puskesmas Melati.
Camat Selat Syaifullah menyebutkan dalam sebutannya kegiatan ini
sebuah langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah kita, melalui agenda Pembekalan PMT Berbasis Pangan Lokal. Gizi bukan hanya urusan dapur atau urusan Dinas Kesehatan semata. Ini adalah urusan masa depan bangsa. Ibu hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK) dan balita dengan masalah gizi adalah prioritas utama kita. Jika kita abai hari ini, kita mempertaruhkan kualitas generasi Kecamatan Selat di masa depan,
” Saya instruksikan untuk Lurah memantau langsung perkembangan warganya. Pastikan program ini berjalan tepat sasaran di Selat Tengah, Dalam, Hulu, maupun Utara.Terima kasih atas pendampingan teknisnya Puskesmas Melati. Teruslah berikan bimbingan kepada warga kami. Untuk TP PKK dan Kader: Ibu-ibu adalah penggerak utama. Saya titipkan pesan agar pendampingan kepada Ibu Hamil KEK dilakukan dengan hati. Pantau konsumsinya, pastikan bantuan gizi yang diberikan benar-benar dimakan, bukan sekadar disimpan,” ungkap Syariffullah
Selanjutnya Camat Selat berpesan pada para peserta untuk memanfaatkan momen pembekalan ini untuk bertanya dan belajar. Yang mana kesehatan janin dan anak adalah tanggung jawab sekaligus anugerah yang harus dijaga,” tegas Syaifullah.
Kepala UPT Puskesmas Melati Fansha Tio Anugerah dalam arahannya menegaskan bahwa pendekatan terpadu antara edukasi dan pelayanan langsung merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Dengan pembekalan kader yang kuat dan didukung layanan kesehatan langsung, kita berharap intervensi gizi dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” ungkap Tio.
Ditambahkannya lagi melalui kegiatan ini, diharapkan kader Posyandu semakin kompeten dan masyarakat semakin sadar akan pentingnyaentingnya gizi dan kesehatan, sehingga mampu menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas, pungkas Tio.
Sementara Lurah Selat Dalam Fajar Sidik dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Selat Dalam ini menyampaikan merupakan kerja sama positip dimana ada ketersediaan ruangan yang memadai dan cukup untuk para peserta. Dimana peserta dari wilayah kitapun ikut Dalam kegiatan tersebut, sebutnya (wan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya