Minggu , 13 September 2026

Potong Tumpeng Tandai Pembukaan Dojang Sekaligus Pelantikan Pengurus Taekwondo MA Miftahul Ulum

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Terpilihnya Teras sebagai Ketua Taekwondo Indonesia Kapuas periode 2026–2030 dengan salah satu tujuannya, mengembangkan oleh raga beladiri ini, dan agar lebih dikenal banyak masyarakat serta mencetak atlit berprestasi, terbentuk beberapa dojang yang aktif seperti Dojang PUPR, Dojang Basarang, dan Dojang Smada. Sekarang terbentuk lagi Dojang baru di Kecamatan Tamban Catur. Yaitu MA Miftahul Ulum.

Pemusatan Latihan atau Dojang ini berada di Desa Tamban Baru Mekar tepatnya Jalan Tamban Baru Mekar KM 20, Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas. Dibuka pada Sabtu (12/9) pukul 08.30 WIB. Acara pembukaan dihadiri oleh Pengurus Taekwondo Indonesia Kapuas yaitu Nurtjahyono Sekretaris dan Supriyono yang biasa dikenal Mbah Supri, Kepala Sekolah MA Miftahul Ulum, sabeum Rahmah dan Ketua Dojang Fatmah.

Acara Pembukaan Dojang Sekaligus Pelantikan Pengurus Taekwondo MA Miftahul Ulum dengan pengucapan janji, kemudian dilanjutkan pemotongan tumpeng yang dilakukan Sekretaris Taekwondo Indonesia Kapuas Nurtjahyono diserahkan pada Ketua Dojang Fatmah dan Sabeum Rahmah. Dilanjutkan dengan demonstrasi atau memperkenalkan taekwondo dari para Taekwondoin untuk menunjukan seni bela diri Taekwondo yang mengandalkan tendangan ini.

Dalam sambutan dan pesan pesannya Mbah Supri mengatakan kalau seni beladiri Taekwondo ini hanya tunggal satu, beda dengan seni bela diri lain yang dalam satu induk olah raga terdapat bermacam aliran. Sehingga ada kemudahan, ketika mau melanjutkan ke tempat lain tetap tingkatan atau sertipikat tetap ada pengakuan. Sebenarnya banyak yang mau ikut ke MA Miftahul Ulum ini, tapi terkendala tebalnya kabut asap pagi hari ini tadi di Kota Kuala Kapuas,

” Dalam melakukan pengiriman atlit walau sering terkendala dana, namun untuk Taekwondo, Kabupaten Kapuas mengirim sebanyak 12 atlit pada Porprov tahun 2026 ini. Taekwondo ini merupakan beladiri yang sangat disegani dan banyak mengukir prestasi termasuk juga Pekan Olahraga Pelajar Nasional atau Popnas. Bahkan kejuaraan internasional kita sering mengikutinya dan mengukir prestasi pula,” ujar Supriyono

Mbah Supri menambahkan pada Bulan Oktober, tepatnya di ajang Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov nanti akan mendapatkan uang tunai sebagai motivasi bagi para atlit. Kalau tidak salah dan mudah mudahan bener, juara satu atau medali emas mendapatkan uang hingga Rp 50. juta, Juara II atau perak Rp 25 Juta dan Juara III atau perunggu Rp 10 juta tanpa potongan langsung ke rekening yang meraih prestasi. Dojang ini merupakan Dojang ke 5 yang ada di Kabupaten Kapuas,

“Kita harapkan setelah ini nanti semakin banyak Taekwondoin dengan prestasi membanggakan yang dapat membawa nama daerah dengan kejar prestasi dan menjadi juara. Seperti yang telah diukir taekwondoin terdahulu,” pesan Mbah Supri.

Salah satu Pelatih Sabeum Ahmad Suriyanto mengingatkan dalam menggeluti olah raga seno beladiri Taekwondo ini, ketekunan. Berlatih guna mengejar prestasi itu wajib ditekuni. Namun tetap mengedepankan pendidikan bagi kalian. Karena prestasi olahraga harus diimbangi pula prestasi disekolah, pesannya (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *