Kamis , 17 September 2026

Keinginan Warga Diwujudkan dalam Pembangunan dan Tim Monev tinjau DD Tahap II di Desa Anjir Mambulau Timur

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembangunan desa merupakan langkah krusial untuk memastikan bahwa alokasi Dana Desa (DD) dan program kerja berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Melalui proses ini, aspirasi masyarakat tidak hanya didengar di awal perencanaan, tetapi juga dikawal realisasinya agar benar-benar menjawab kebutuhan riil warga.

Kegiatan Monitoring dan evaluasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa tahap dua tahun 2026 dilaksanakan di Desa Anjir Mambulau Timur Kecamatan Kapuas Timur pada Rabu (16/9) pukul 08.30 WIB. Diikuti oleh Camat Kapuas Timur Eko Dharma Putra yang diwakili Sekretariat Camat Amaludin bersama tim monev lainnya dari Kantor Camat Kapuas Timur, Ketua BPD Husniansyah bersama anggota, Kepala Desa Anjir Mambulau Timur Rahman Effendy dan Sekdes serta perangkat desa lainnya, Bhabinkamtibmas Dody dan Babinsa, Pendamping Desa Eka Octaviani dan Nurlina serta lainnya.

Sekretaris Camat Amalludin mengatakan elemen utama dalam melakukan monev untuk menyerap aspirasi pembangunan desa secara efektif. Melakukan Optimalisasi Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang memiliki fungsi legislatif dan pengawasan di tingkat desa. Dimana BPD wajib menjadi jembatan komunikasi yang aktif antara warga dan pemerintah desa. BPD bertugas menyerap aspirasi secara berkala melalui rapat dengar pendapat, kunjungan lingkungan (RT/RW), Mengawasi pelaksanaan regulasi desa dan realisasi fisik proyek pembangunan di lapangan untuk meminimalkan penyelewengan, ungkap Amalludin.

Sementara Kepala Desa Anjir Mambulau Timur Rahman Effendy mengatakan monev yang kita lakukan pada hari ini adalah perwujudan aspirasi Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dan itu bukan sekadar formalitas tahunan saja. Kita perlihatkan apa yang kita lakukan sebagai Pemerintahan desa, yang mana Aspirasi warga yang disampaikan lewat RT dan diteruskan perembukan dalam forum yang akhirnya kita wujudkan kehendak dari masyarakat,

” Maka wujud pembangunan itu seperti yang telah kita tinjau bersama, ada rehab jembatan dengan memperkuat pagarnya, ukuran jembatan panjang 29 meter dan lebar 1,9 meter yang berada di Handel Melati. Merupakan jembatan vital kebutuhan warga kita. Dilanjutkan titian dengan panjang 7,5 meter dan lebar 1,9 kebutuhan warga terutama ke sawah dan lainnya di Handel Mantaas. Perhatian untuk pendidikan, kita ada semenisasi panjang 46 meter, lebar 2 meter dan ketebalan 0,15 meter mempermudah anak anak guru menuju ke SDN 1 Anjir Mambulau Timur dan komplek TK dan Paud. Sarana Kantor desa kita tambah memasang lantai gedung dengan keramik,” terang Rahman Effendy.

Kita menyadari tambah Rahman Effendy lagi, Dana Desa jumlahnya sekarang terbatas karena adanya hal hal lain. Namun kita tetap melakukan pembangunan, karena itu yang dilihat dan diinginkan sebagai aspirasi masyarakat. Kesenangan dan terima kasih warga adalah wujud pelayanan kita dari pelayanan lainnya sebagai Pemerintahan desa khususnya Desa Anjir Mambulau Timur ini, pungkas Rahman Effendy (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *