Jumat , 19 Juni 2026

Bataguh Mengikuti Pawai Menyambut Tahun Baru 1448 Hijriah

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Kecamatan Bataguh turut serta mengikuti Pawai menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijiriah yang dilaksanakan oleh Panitia Hari Besar Islam ( PHBI ) yang dilaksanakan pada Selasa (16/6) pagi dimana titik star diawali di Jalan Patih Rumbih didepan Kediaman Wakil Bupati Kapuas. Kecamatan Bataguh yang didominasi nuansa Dayak Kalteng dengan kebanggan adanya situs Nyai Undang, merupakan partisipasi tingkat Kecamatan yang saat itu ada dua, Kecamatan Bataguh dan Selat.

Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno, S.P. dalam sambutan sebelum melepas peserta pawai menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat muslim di bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung. Ia menekankan bahwa momentum pergantian tahun ini harus dimaknai sebagai titik balik penguatan pribadi dan persatuan daerah.

“Peringatan Tahun Baru Islam bukan sekedar pergantian tahun dalam kalender hijriah, tetapi menjadi momentum untuk melakukan hijrah menuju pribadi yang lebih baik, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta mempererat persatuan dan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat kita,” sebut HM Wiyatno.

Bupati Wiyatno mengatakan tema yang kita usung pada hari ini yaitu ‘Menebar Maslahat, Menguatkan Umat, mengajak kita semua untuk menghadirkan Islam sebagai rahmat bagi sesama, menebarkan kebaikan, menjaga kerukunan, serta memperkuat ukhuwah dan kebersamaan dalam membangun daerah yang kita cintai ini. Mari kita jadikan momentum ini untuk terus membangun Kabupaten Kapuas yang religius, harmonis, maju, dan sejahtera, sejalan dengan semangat Kabupaten Kapuas yaitu masyarakat yang beriman, berakhlak mulia, dan berdaya saing,” tegas Bupati

Plt Camat Bataguh Dino Aries Fahrizal menyampaikan terima kasih dan rasa bangga, Bataguh turut andil dalam pawai pada saat itu. Serta mengapresiasi persiapan yang dilakukan oleh kawan kawan terutama sekali dari Lurah Pak Erliansyah dan rekam rekan yang mengusung tema menggambarkan nuansa Dayak dimana Pulau Kupang memiliki asset Situs Budaya Kerjaan Nyai Undang sebagai simbol peradaban budaya yang perlu menjadi kebanggaan Bataguh dengan Kerajaan Pematang Sawang, ungkap Dino Aries Fahrizal.

Terpisah pada Rabu (17/6) Lurah Pulau Kupang Erliansyah yang memprakarsai Keikut sertaan Bataguh sebagai salah satu wakil dari kecamatan yang ditemui di Kantor Lurah Pulau Kupang Jalan Pematang Sawang menyampaikan rasa senangnya bisa berpartisipasi dalam kegiatan pawai Muharam pada tahun ini 2026 Masehi yang merupakan awal dari tahun 1448 Hijriah,

” Dalam Keikut sertaan ini kita sekaligus juga memperkenalkan potensi di wilayah kita, mengangkat tema Budaya Dayak, dimana wilayah kita Pulau Kupang ada situs yang dalam kesempatan ini kita perkenalkan melalui adanya pawai ini. Terlebih lagi ditempuh dengan jalan kaki, sekalian berolahraga dan mendapat perhatian lebih lama dari masyarakat yang memadati jalan tempat lewatnya karnaval atau pawai. Semoga lebih dikenal dan diketahui lagi oleh masyarakat umum,” jelas Erliansyah (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *