NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Kecamatan Bataguh melaksanakan Bimtek untuk melakukan Penguatan Kapasitas Pengelola Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation (SIKS-NG) bagi operator desa dan Kelurahan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Camat Bataguh Jalan Pematang Sawang Desa Sei Lunuk dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial Kabupaten Kapuas pada Selasa (4/8) pagi.
Nara sumber dalam kegiatan Bimtek Andini Nopiantari, S.STP, M.Si Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini diikuti oleh para operator desa dan kelurahan, juga diikuti petugas PKH, TKSK Kecamatan Bataguh, tenaga Akhli, pendamping desa dan pendamping lokal desa dan lainnya.
Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para operator desa dan kelurahan dalam mengelola dan memutakhirkan data kesejahteraan sosial melalui aplikasi SIKS-NG. Data yang akurat dan terkini menjadi kunci dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial agar tepat sasaran.
Plt Camat Bataguh Dino Aries Fahrizal melalui Kasi PMD Rahmat M Noor ditemui Rabu (5/8) usai Rapat di Kantor Desa Sei Lunuk mengatakan operator kelurahan memegang peranan penting dalam memastikan keakuratan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Data ini menjadi dasar bagi pemerintah dalam merencanakan dan menyalurkan bantuan seperti PKH, BPNT, dan bantuan sosial lainnya. Melalui Bimtek ini, diharapkan seluruh operator dapat bekerja lebih cepat, tepat, dan transparan,
“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh operator kelurahan dan desa mampu mengoptimalkan penggunaan SIKS-NG, sehingga layanan kesejahteraan sosial dapat berjalan lebih efisien, transparan, dan tepat sasaran, demi tercapainya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas,” ujar Rahmat M Noor.
Rahmat M Noor menambahkan lagi Bimtek Operator SIKS-NG Desa dan Kelurahan diselenggarakan oleh Dinas Sosial Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan pengelola data desa dalam mengentri, memverifikasi, dan memutakhirkan data kemiskinan serta penerima bantuan sosial agar tepat sasaran, pungkas Rahmat M Noor.
Dalam Materi Pokok Pelatihan diberikan materi
Pengenalan fitur dasar dan navigasi menu dalam aplikasi SIKS-NG. Tata cara pengusulan data warga kurang mampu atau penerima bansos (seperti PKH dan BPNT). Mekanisme verifikasi dan validasi (verivali) data di lapangan. Penyesuaian data desil atau Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Simulasi penyelesaian kendala teknis saat input data.
Seperti diketahui tugas utama operator desa dan kelurahan mengumpulkan data kesejahteraan sosial di tingkat desa. Menginput data baru atau usulan warga ke aplikasi. Melakukan pemutakhiran (update) data secara berkala. Membantu proses verifikasi dan validasi data agar valid. (wan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya