NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Kelurahan Pulau Kupang seperti daerah lainnya, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 81. Sesuatu yang lumrah dan merupakan hal yang biasa, jika diberbagai tempat berkibar bendera merah putih dimana mana. Namun keunikan dari Kelurahan satu satunya di kecamatan Bataguh ini, dalam mewarnai kemerdekaan dengan pengibaran bendera merah putih, menyusuri perairan mengitari Pulau Kupang sembari memasang Bendera Merah Putih di beberapa lokasi di Pulau Kupang yang disebut dengan Kirab Bahari Pulau Kupang Semangat Kemerdekaan RI. Dilanjutkan pengibaran lagi ke Situs Sejarah Nyai Undang.
Tampak sekali saat konvoi perahu motor susur sungai membawa rombongan dengan bendera merah putih dilengkapi tiangnya, siap ditancapkan di beberapa tempat, menjadi tontonan menarik warga sekitar Kelurahan Pulau Kupang yang menyaksikan dari tepi Sungai. Lalu dari perahu motor masing masing berdiri memberikan penghormatan. Sambil diiringi lagu Indonesia Raya.
Keindahan ini yang menarik perhatian stasiun TV pemerintah yang memiliki program Pesona Indonesia yang merupakan program unggulan berupa acara dokumenter televisi yang mengangkat keindahan alam, kekayaan budaya, tradisi, kesenian, hingga kuliner khas dari berbagai daerah di penjuru Nusantara. Menampilkan destinasi wisata populer maupun daerah-daerah tersembunyi yang jarang diketahui namun memiliki keindahan luar biasa.
Lurah Pulau Kupang Erliansyah saat ditemui Kamis (13/8) pukul 10.45 WIB, di Kantor Kelurahan Pulau Kupang Jalan Pematang Sawang, mengatakan sangat terkesan dan mengapresiasi kekompakan seluruha pendukung dari kegiatan ini. Hal ini merupakan sebuah bentuk untuk berkreasi. Adanya konvoi air susur sungai yang dilanjutkan rangkaian kegiatan lainnya hingga nanti ke situs Nyai Undang dimana seluruh elemen pemerintah dan masyarakat di Kelurahan Pulau Kupang Kompak. Semoga khidmat kemerdekaan dengan mewarisi nilai nilai perjuangan akan melekat pada kita semua,” ungkap Erliansyah.
Erliansyah melanjutkan kegiatan bergeser dengan napak tilas menuju ke Situs Sejarah Nyai Undang yang berada di Kuta Keramat yang masih berada dalam wilayah Kelurahan Pulau Kupang, situs sejarah Nyai Undang yang merupakan saksi sejarah adanya kota yang hilang tertuang dalam buku The Lost City. Karya Herry Porda NP, MZ Arifin Anis dan Mansyur.
“Seperti diketahui Eksistensi kerajaan ini juga telah diabadikan dalam film Nyai Undang yang baru baru lalu ditonton bersama dengan 160 orang Mahasiswa KKN dari Universitas Islam Kalimantan. Serta dengan keberadaan museum mini yang ada di Kantor Kelurahan Pulau Kupang. Diawali dengan ritual lalu acara penancapan bendera merah putih sembari ditutup dengan penghormatan pada Panji negara tersebut juga iringan lagu Indonesia Raya,” ungkap Erliansyah.
Erliansyah menjelaskan dengan rangkaian acara kita telah mewujudkan syukur kita akan kemerdekaan yang sudah ke 81. Kita bersama melestarikan nilai sejarah budaya, Kelurahan Pulau Kupang dengan Pulau yang merupakan tempat habitatnya satwa unik bekantan. Makanya dalam kesempatan ini, melalui testimoni yang juga ditayangkan station TVRI kita menghimbau menjaga hutan dan lahan dari Karhutla yang merupakan tempat tinggal hewan, asset perekonomian dan lainnya,” pungkas Erliansyah (wan )
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya