Kamis , 24 September 2026
Oplus_131072

Inovasi Transformasi Layanan Dashboard PWS ILP Melati Memudahkan Kader Dalam Tindak Lanjut

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) dan kunjungan rumah merupakan tonggak ukur keberhasilan transformasi Integrasi Layanan Prima (ILP). Seperti diketahui ILP di Puskesmas adalah program Kementerian Kesehatan untuk menata dan mengkoordinasikan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup, mulai dari bayi hingga lanjut usia. Peningkatan keberhasilan ILP di Puskesmas dilakukan, melalui penguatan sistem klaster, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), dan integrasi teknologi pencatatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kapuas dr Agus Waluyo, MM., melalui Kepala UPT Puskesmas Melati Fansha Tio Anugerah, M.Kep., MM., saat ditemui di Kantor UPT Puskesmas Melati Jalan Melati Kuala Kapuas pukul 09.30 WIB, menjelaskan kalau sekarang di UPT Puskesmas Melati dilakukan inovasi transpormasi layanan dengan dashboard Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Puskesmas yang merupakan sistem visualisasi data interaktif yang digunakan untuk memantau cakupan program kesehatan, pola penyakit dan status kesehatan masyarakat secara berkala di suatu wilayah kerja. Fungsi Utama Visualisasi Data Real-Time dengan Menampilkan data pelayanan kesehatan dari tingkat desa, posyandu, hingga puskesmas dalam bentuk grafik atau tabel yang mudah dibaca. Inovasi Melati ini membantu memudahkan kader melakukan kunjungan rumah dan skrining keluarga, Dashboardnya membantu mengambil kebijakan dan menindaklanjuti,

” Adanya inovasi ini adalah untuk mendukung Keputusan yang Membantu tenaga kesehatan dan pengambil kebijakan dalam merencanakan serta mengevaluasi program kesehatan. Integrasi Layanan Primer (ILP) nantinya akan Menghubungkan data kesehatan wilayah dengan sistem lainnya. Langkah Meningkatkan Keberhasilan ILP Penguatan Sistem Klaster dengan membagi pelayanan Puskesmas berdasarkan siklus hidup yaitu ibu-anak, dewasa, lansia dan klaster penanggulangan penyakit agar lebih terstruktur,” sebut Fansha Tio Anugerah.

Kepala Puskesmas Melati menambahkan lagi Kedepan tentu saja Pelatihan SDM dan kader dapat memberikan pelatihan berkala bagi tenaga kesehatan dan kader Posyandu untuk memahami petunjuk teknis serta alur pelayanan baru. Memanfaatkan aplikasi pencatatan terpadu dan pelaporan lainnya guna sinkronisasi data kesehatan warga yang transparan. Selaku Kepala Puskesmas kita aktif membagi tugas, memonitor pelayanan, dan memitigasi kendala di lapangan. Tentu saja kolaborasi lintas Sektor dengan sinergitas dan bekerja sama dengan perangkat desa, kecamatan, dan tokoh masyarakat untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan di tingkat akar rumput, pungkas Fansha Tio Anugerah lagi (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *