Kamis , 15 Oktober 2026

Pembangunan Jembatan Sungai Seribu dan Bantuan Air Bersih di Kelurahan Mambulau

NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Pembangunan Jembatan Sungai Seribu yang berada di RT 02 Kelurahan Mambulau Kecamatan Kapuas Hilir, yang semula telah dibahas pada pertengahan Bulan Agustus 2026. Setelah melihat berbagai aspek juga dampak terhadap masyarakat dan selanjutnya pembangunan Jembatan akhirnya dapat dilaksanakan.

Konstruksi beton yang kuat diharap dapat dipakai dalam waktu yang panjang. Selama proses pembangunan tentu saja diperlukan ruang kerja, akses bagi alat dan pekerja. Sehingga diminta kerjasama bagi masyarakat sekitar lokasi pembangunan. Karena ini untuk kepentingan masyarakat secara bersama-sama.

Lurah Mambulau Samugi, S.Pd., Yang menjabat sebagai Lurah sejak dilantik oleh Bupati Kapuas HM Wiyatno pada 18 Agustus 2026, saat ditemui di Kantor Lurah Mambulau Jalan Trans Kalimantan Kecamatan Kapuas Hilir, mengatakan terima kasih pada Bupati Kapuas HM Wiyatno dan Pemerintah Kabupaten Kapuas dengan adanya proyek pembangunan jembatan Sungai Seribu. Karena jalan tersebut merupakan jalan masyarakat yang aman.  Juga merupakan jalan alternatif pilihan daripada harus melalui  jalan lintas Kalimantan yang ramai dan padat karena merupakan Jalan Lintas Provinsi,

” Jembatan tersebut juga penghubung bagi masyarakat ke pasar mingguan yang ada disetiap Kamis pagi hingga siang. merupakan tempat perdagangan pasar tradisional, pasar rakyat yang ramai menyediakan segala bahan pokok dan kebutuhan lainnya. Pada setiap Kamis berbagai pedagang maupun pembeli memadati pasar datang dari berbagai lokasi, ” terang Samugi.

Memahami akan kebutuhan warga dalam masa kemarau panjang, dimana air bersih adalah kebutuhan yang sulit didapat. Pemerintah Kelurahan Mambulau mendistribusikan air bersih. Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian akan kesusahan warga. Samugi mengatakan pembagian air bersih ini telah dijadwalkan secara teratur. Tiga kali dalam seminggu. Pada hari Senin, Rabu serta Jumat selama tidak ada kendala di lapangan,

“Kita berterima kasih pada pihak yang telah membantu dalam proses pendistribusian air bersih ini. Merupakan kolaborasi dan kepedulian yang dilaksanakan secara bersama. Pasokan air bersih dari PDAM ini, disambut masyarakat dengan antusias dan bersyukur. Ini merupakan bentuk perhatian mengatasi krisis air bersih selama musim kemarau,” ungkap Samugi (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *