NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Rencana pemutupan total Jembatan Pulau Petak pada Hari Senin malam pukul 22.00 hingga Selasa pagi pukul 07.00 WIB karena adanya pengecoran lantai jembatan. Jembatan yang merupakan penghubung satu satunya Kendaraan roda empat ke atas, tentu saja sangat berdampak pada kelancaran arus transportasi. Kalau untuk kendaraan roda dua dan tiga masih ada Fery penyeberangan. Walaupun hanya satu yang beroperasi diatas pukul 22.00 – 07.00.
Kepala Dinas Perhubungan Teras melalui WhatsApp Video meminta pada para pengemudi atau pemakai jalan yang menggunakan roda empat atau lebih, diminta bersabar untuk tidak melintasi Jembatan Pulau Petak, karena diadakan penutupan total sekitar kurang lebih delapan jam. Yaitu dimulai Senin (19/10) pukul 22.00 WIB – Selasa (20/10) Pukul 07.00 WIB. Taati peraturan dan rambu rambu serta arahan petugas yang berada di lapangan. penutupan dilakukan karena adanya perawatan dari lantai jembatan,
” Tersedia bagi para pengemudi yang menunggu dan bersabar, rest area di beberapa tempat. Dari arah Palangka Raya menuju ke Jembatan Pulau Petak dapat beristirahat di Terminal yang memuat 100 mobil, Jalan Pemuda 100 mobil, Sei Kayu 20 mobil, Jalan Maluku hanya untuk roda 4 ada 100 mobil, Patih Rumbih Adi Guna 15 mobil, Jalan Meranti 50 mobil dan Tjilik Riwut 50 mobil. Sedangkan yang dari arah Banjarmasin menuju Jembatan Pulau Petak tersedia parkir di Halaman Gereja Kelurahan Sei Pasah 50 mobil, Kantor Camat Kapuas Hilir 10 mobil, Halaman Mesjid Darul Aman Kelurahan Mambulau 10 mobil, Halaman posko Kemen PU Kelurahan Mambulau 20 mobil, Halaman Gudang Karya Sejati 10 mobil, Halaman Warung Mama Muzad 10 mobil, Jembatan Timbang KM 12 Anjir Serapat 15 mobil, Halaman Balai Desa Anjir Mambulau Barat 10 mobil dan Halaman Warung Makan Badangsanak 10 Mobil,” ungkap Teras.
Terpisah pada Senin (19/10) pukul 15.30 WIB Camat Kapuas Hilir Nazmiannoor yang mana selama ini, karena berkenaan dengan kemarau panjang dan rawannya terjadi kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla) terkait dengan penutupan total Jembatan ini, sangat mengharapkan pada warganya yang berada di Kecamatan Kapuas Hilir dan sekitarnya, meningkatkan kewaspadaan. Karena tentu saja mobilisasi peralatan kalau terjadi Karhutla akan sangat terkendala,
” Selama penutupan jembatan secara total. Juga sejak beberapa hari ini, kita sudah mengarahkan pada semua masyarakat peduli api, relawan dan masyarakat lainnya, untuk meningkatkan kewaspadaan. Kita juga menghimbau, kalau tidak terlalu perlu, dengan kendala ditutup totalnya jembatan ini, menunda perjalanan. Tentu saja bagi roda dua akan terjadi penumpukan. Syukurlah kegiatan penutupan jembatan ini tidak pada jam padat yaitu malam hari. Tapi seperti terlihat antrian panjang terjadi karena jembatan Pulau Petak ini adalah akses penting satu satunya terlebih roda empat keatas,” jelas Nazmiannoor (wan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya