NUSAKALIMANTAN.COM, Kuala Kapuas – Puluhan dokter, perawat, dan bidan dari berbagai fasilitas kesehatan primer di Kabupaten Kapuas mengikuti pelatihan khusus penanganan kegawatdaruratan ibu hamil dan bayi baru lahir atau biasa disebut Penanganan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal (PKMN) yang ditujukan untuk tenaga kesehatan (Nakes).
Kegiatan pelatihan PKMN ini berlangsung di Aula Hotel Fovere Kapuas Jalan Pemuda Kuala Kapuas pada Senin (8/6) dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dr. Agus Waluyo dan dihadiri oleh peserta dan para undangan.
Kepala Dinas Kesehatan dr. Agus Waluyo menegaskan kalau tenaga kesehatan di puskesmas dan klinik harus benar-benar siap menghadapi situasi darurat,
“Jangan sampai ada ibu atau bayi yang meninggal hanya karena penanganan terlambat atau salah langkah. Maka dari itu adanya Pelatihan ini merupakan kunci keselamatan mereka,” ujar dr Agus Waluyo.
Dalam kesempatan itu dr. Agus Waluyo juga bertindak sebagai narasumber. Sebagai seorang dokter dr Agus berbagi pengalaman dan tips praktis dalam mengidentifikasi tanda bahaya kehamilan, serta cara mengambil keputusan cepat di fasilitas kesehatan dengan peralatan terbatas.
Peserta tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab. Salah satu bidan peserta mengaku senang karena materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti dan penuh contoh nyata.
Pelatihan ini akan berlangsung selama tiga hari. Diharapkan, setelah pelatihan, seluruh peserta bisa lebih sigap dan percaya diri menolong pasien darurat, sehingga angka kematian ibu dan bayi di Kapuas bisa terus ditekan. (wan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya