NUSAKALIMANTAN.COM, Pulang Pisau – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pulang Pisau terus mendorong terwujudnya lanjut usia (lansia) yang mandiri, sehat, aktif, dan produktif melalui Program Sekolah Lansia.
Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia, sekaligus mendorong mereka agar tetap berperan aktif di tengah keluarga maupun lingkungan masyarakat.
“Program ini bertujuan agar lansia tetap sehat, mandiri, dan produktif di usia lanjut,” ujar Tim Bina Keluarga Lansia (BKL) DP3AP2KB, dr Pande Putu Gina, saat ditemui usai kegiatan Wisuda Sekolah Lansia Cerdik di Aula Kantor Kecamatan Kahayan Hilir, Jumat (28/8/2026).
Melalui Sekolah Lansia ini, kata dr Pande, para peserta mendapatkan berbagai pembelajaran yang berkaitan dengan kesehatan, kehidupan sosial, kemandirian, hingga peningkatan kualitas hidup di masa lanjut usia.
“Berbagai materi pun diberikan kepada peserta, mulai dari kesehatan, pola makan, psikologi, agama, hingga wisata lokal,” katanya.
Ia menyebut, jumlah lansia di Kabupaten Pulang Pisau saat ini cukup besar, yakni 11 persen. Oleh karena itu, lanjut dr Pande, program ini bisa menjangkau seluruh kecamatan yang saat ini baru berjalan di dua kecamatan.
“Kalau hitungan penduduknya 140 ribu berarti hampir 15-16 ribu. Nah itu kalau ternyata usia makin meningkat tapi tidak sehat, tidak produktif kan juga jadi hambatan dalam pembangunan. Target kita program sekolah lansia ini nantinya berjalan di setiap Kecamatan,” ungkap dr Pande.
DP3AP2KB Pulang Pisau berharap program ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun semangat para lansia untuk tetap berkarya dan menjalani kehidupan secara mandiri.
“Program ini secara tidak langsung menjalin silaturahmi. Kalau kata orang kan silaturahmi itu membuat panjang umur. Nah melalui Sekolah Lansia kita ingin para lansia tetap sehat, mandiri, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang baik,” tambahnya.
Sementara, peserta Sekolah Lansia ini diikuti 28 orang di wilayah Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). (Rilis/Abdmanan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya