Minggu , 28 November 2021
Wanita Paruh Baya
Kapolsek GBA Rahmat Saleh Simamora saat membawa Mayat Wanita paru Baya untuk di lakukan Visum di RSJS Buntok

Wanita Paruh Baya Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Sawit, Diduga Korban Pembunuhan

NUSAKALIMANTAN.COM, Barito Selatan – Nasib nahas dialami seorang wanita paruh baya Syh (52) warga Dusun Kananai, Desa Bipak Kali, Kecamatan Gunung Bintang Awai, Kabupaten Barito Selatan, ditemukan tewas bersimbah darah di areal kebun sawit, Rabu (24/11/2021) malam.

Kapolres Barito Selatan AKBP Agung Tri Widiantoro, S.I.K melalui Kapolsek Gunung Bintang Awai IPTU Rahmat Saleh Simamora,SH mengungkapkan kepada awak media, wanita paruh baya tersebut diduga korban pembunuhan.

Korban tersebut diduga dibunuh oleh seorang pria yang berinisial SI (60) yang merupakan yang merupakan salah satu Warga Kananai. Kapolsek Gunung Bintang Awai menambahkan, dugaan peristiwa pembunuhan ini pertama kali dilaporkan oleh warga, perbuatan yang dilakukan oleh terduga pelaku SI pada Rabu 24 November 2021 sekitar pukul 13.00 WIB.

“Berawal dari informasi tersebut , aparat dari Polsek Gunung Bintang awai (GBA) bersama dengan masyarakat setempat kemudian dengan cepat melakukan pencarian keberadaan pelaku ke tempat kejadian perkara (TKP) dikarenakan kondisi jalan yang sulit dilewati dan melalui hutan, korban baru bisa ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB,” ungkap Rahmat Saleh Simamora saat ditemui di kamar mayat RSUD Jaraga Sasameh Buntok, Kamis (25/11/2021) dini hari.

Ia mengungkapkan, saat di evakuasi korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa dan sudah di kerumunin oleh semut, dan jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok menggunakan mobil ambulan milik Puskesmas Desa Patas untuk dilakukan visum dan pemeriksaan oleh petugas dan tim kesehatan.

“Dari hasil Visum oleh pihak RSJS, ada beberapa luka parah yang banyak mengeluarkan darah di bagian kepala dan wajah korban, diduga akibat luka tersebut Korban meninggal dunia,” ungkapnya.

Dia menambahkan, untuk motif yang dilakukan oleh pelaku masih dalam tahap penyelidikan, dan pelaku sedang dalam pengejaran karena pelaku melarikan diri. “Kami secepatnya akan menangkap pelaku,” tandas Kapolsek.

Sementara itu anak korban Ds (31) mengungkapkan, bahwa antara ibunya dan terduga pelaku SI memang sempat ada cekcok mulut tiga minggu sebelum kejadian pembunuhan tersebut dan anak korban beserta keluarga menuntut supaya pelaku nantinya segera tertangkap dan diproses hukum dengan seadil-adilnya. (stiv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *