NUSAKALIMANTAN.COM, Pulang Pisau — Wakil Bupati Pulang Pisau H Ahmad Jayadikarta, S.I.P. menyatakan tingkat kemiskinan di Kabupaten Pulang Pisau mengalami kenaikan pada tahun 2025, berdasarkan pemutakhiran data Survei Ekonomi Sosial Nasional (SUSENAS).
Ia menyebut, persentase kemiskinan naik dari 4,15 persen menjadi sekitar 4,79 persen, dengan jumlah penduduk miskin bertambah dari 5.910 orang menjadi 6.232 orang.
Melihat hal tersebut, ditingkat Provinsi Kalimantan Tengah, posisi Kabupaten Pulang Pisau berada di peringkat kelima dari 14 kabupaten/kota.
“Posisi ini masih dinilai sudah cukup baik, meskipun untuk menempati peringkat dua atau tiga dinilai masih cukup berat. Tapi kita tetap maksimal dalam angkat penutupan angka kemiskinan di daerah kita,” kata Wabup.
Menanggapi hal tersebut, pemerintah daerah menggelar rapat koordinasi untuk menekan angka peningkatan kemiskinan. Wakil Bupati menegaskan penanganan pengentasan kemiskinan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan memerlukan upaya bersama lintas instansi.
“Kerja Sama Lintas Sektor Kunci Penurunan,” ujar Wabup.
Program strategis ini melibatkan Sekretaris Daerah, Kepala Bapperida, serta seluruh pihak terkait, termasuk dalam kerangka program Pro-ASN. Pemerintah berkomitmen memperkuat kerja sama lintas sektor guna menurunkan kembali angka kemiskinan di Kabupaten Pulang Pisau. (Nk-1/Abdmanan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya