NUSAKALIMANTAN.COM, Pulang Pisau – Kebakaran hutan dan lahan (kerhutla) yang terjadi di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya di Kabupaten Pulang Pisau bukan hanya menjadi persoalan pemerintah dan petugas pemadam saja, tetapi berdampak luas terhadap masyarakat, kesehatan, aktivitas pendidikan, perekonomian, hingga lingkungan.
Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebab, selain berdampak terhadap lingkungan, akibat karhutla juga sangat merugikan bagi banyak pihak.
“Akibat karhutla, selain berdampak pada lingkungan juga berdampak pada lapisan masyarakat, terutama anak-anak sekolah, lansia. Jadi kami mewakili Pemkab Pulang Pisau tak hentinya mengimbau masyarakat untuk stop membakar hutan dan lahan. Mari bersama-sama mencegah karhutla lebih luas,” tegas Plt Kalaksa BPBD Pulang Pisau Osa Maliki kepada awak media ini, Rabu (2/9/2026).
Tak sampai disitu, pihaknya turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau adanya aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran meluas.
Karena, menurut Osa, pencegahan sejak dini dinilai menjadi langkah penting untuk mengantisipasi meluasnya karhutla, terutama di tengah kondisi kemarau ekstrim ini.
“Saya mengajak lapisan masyarakat di 8 kecamatan 4 kelurahan, apabila ada melihat pelaku, maka segera di foto atau di video dan serahkan buktinya ke pihak berwajib atau ke kami BPBD, maka akan kita tindaklanjuti. Bisa jua menghubungi Call Center kami BPBD call 0851-8686-6117,” pinta Osa.
Ia menambahkan, upaya penanganan karhutla pihaknya mendapat dukungan dari Kodam XXII/TB dengan menyiapkan belasan mobil water tank untuk pemadaman karhutla di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.
“Kurang lebih 15 unit dukungan water tank dari Kodam XXII/TB yang stanbay untuk memadamkan karhutla di daerah kita. Sekali lagi kami sangat berharap kerjasama seluruh lapisan masyarakat untuk membantu tim karhutla dalam penanganan karhutla,” kata Osa. (Abdmanan)
NusaKalimantan.Com Kanal Informasi yang Lugas, Cerdas, Terpercaya