Minggu , 28 November 2021
Innalillah
Mobil pasutri terseret arus banjir

Innalillah! Pasangan Pasutri Asal Muara Teweh Tewas Terseret Arus Banjir

NUSAKALIMANTAN.COM, Buntok – Nahas nasib yang dialami pasangan suami istri (Pasutri) bernama Warnisi (51) dan istri Noorjanah (47) warga Jalan Pelajar No.14 Rt.028, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Keduanya tewas di tempat setelah mobil yang dikemudikan terseret arus banjir di Jalan Mineroad PT. Palopo Desa Patas 1 Kecamatan Gunung Bintang Awai, Barito Selatan (Barsel), Rabu (24/11/21) sekitar pukul 05.00 WIB.

“Terjadinya peristiwa tersebut karena mobil nekat menerobos banjir akibat curah hujan tinggi, sepanjang 100 meter dengan kedalaman satu meter,”  kata Kapolres Barsel AKBP Agung Tri Widiantoro,SIK  melalui Kapolsek Gunung Bintang Awai AKP Rahmat Saleh Simamora,SH,MH melalui pesan whatsapp, usai kejadian.

Kapolsek menjelaskan, satu unit mobil type Kijang Kapsul warna silver Merk Toyota Nopol KH 1329 ET tersebut, masuk ke Jalan Mineroad PT. Palopo dari arah Jalan Negara Ampah-Muara Teweh menuju arah Tabak Kanilan.

“Selanjutnya mobil langsung menerobos banjir, namun ketika mobil berjalan sekitar 60 meter tiba-tiba bagian belakang mobil terseret arus banjir dan terbawa menuju sungai. Saat itu lampu mobil langsung mati dan penumpang didalamnya tidak ada membuka pintu mobil, lalu mobil hilang terbawa arus sungai,” terangnya.

Ia menambahkan, setelah dilakukan pencarian oleh Pihak Kepolisian Sektor Gunung Bintang Awai dibantu oleh dua orang personel Brimob, serta masyarakat sekitar. Akhirnya mobil berhasil ditemukan yang berjarak sekitar 150 meter dr TKP awal dan berada di tengah sungai.

“Selanjutnya dilakukan upaya evakuasi dengan menggunakan dua unit alat berat eksavator milik PT. Electra Global, untuk dapat menuju ke lokasi mobil dengan membuka jalan pada kebun karet milik masyarakat. Selanjutnya mobil ditarik menggunakan tali Besi (seling), lalu setelah terangkat selanjutnya mobil dibuka dan diketahui terdapat dua orang korban. Langsung dibawa menuju Puskesmas Patas untuk di Visum dan selanjutnya dilakukan evakuasi terhadap mobil korban yanv terseret arus Air sungai ,”  terangnya. (stiv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *